Terkait Penutupan Air Di Irigasi Mbay, Ini Tanggapan Kadis Pertanian Nagekeo..!

Dibaca 854 kali

kepala Dinas (kadis) pertanian kabupaten Nagekeo Ibu Klementina Dawo.

Faktahukumntt.com – NAGEKEO

Keluhan Masyarakat Petani Pemakai Air (P3A) tentang simpang siurnya informasi Penutupan air di irigasi Mbay, akhirnya dijawab oleh kepala Dinas (kadis) pertanian kabupaten Nagekeo Ibu Klementina Dawo. Tanggapannya disampaikan via telepon ketika dihubungin media Fakta hukum Ntt, pada hari Rabu 15 april 2020 sore.

Ibu Klementina menjelaskan bahwa, berdasarkan instruksi bupati Nagekeo Yohanes Don Bosco Do, penutupan air di irigasi teknis pintu air sekunder dua dibatalkan. Kebijakan pembatalan penutupan air oleh bupati Don bertujuan agar petani mengolah sawah secara keseluruhan demi mendukung ketersediaan pangan kabupaten Nagekeo ditengah pendemic covid – 19.

“Sebenernya berdasarkan kalender tanam, penutupan air terjadi sekunder dua, tapi melihat dengan setuasi pendemic covid 19, gilir tanam ini kita tunda, semuanya kita ful untuk menanam padi untuk mendukung ketahanan pangan kedepannya” demikian jelasnya.

Baca Juga :  Terkait Hutang Warga Ancam Polisikan Direktur CV Jaya Raya Lestari Sub Kontraktor PT WIKA

Terkait sebaran informasi kepada masyrakat Klementina menjelaskan sudah berikan melaui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Media sosial (Medsos)serta kunjungan kepada Maasyrakat di setiap pintu air. Sementara itu, surat pemberitahuan kepada setiap ketua kelompok P3A tidak bisa di layangkan karena situasi pendemic Corona yang mengharuskan setiap instansi untuk berkerja dari rumah atau work from home.

“Tidak pake surat bapak, kita dengan setuasi begini yang mengharuskan kita work from home, namun berurusan dengan petani kita tidak mungkin work from home, kita akan berusaha dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada untuk menyampaikan kepada masyrakat dengan berbagai cara, dengan pendekatan perpintu, per kelompok atau orang perorangan” tegas Klementina.

Baca Juga :  GMNI Nagekeo Kecam Tindakan Sekdis PUPR Nagekeo, Gunakan Eksavotor Dinas untuk Bangun Rumah.

Kadis Pertanian Nagekeo juga, menjelaskan bahwa Dinas Pertanian kabupaten Nagekeo, dalam upaya mensosialisasikan kepada masyrakat sedang membentuk tim bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendampingi setiap kelompok Petani Pemakai Air (P3A) dan terkait dengan program palawija yang telah diprogramkan oleh pemerintah kabupaten Nagekeo pada irigasi teknisp beliau mengaku sudah dibatalkan dan telah dikoordinasikan dan mendapat persetujuan pemerintah propinsi dan pemerintahan Pusat. Program palawija tersebut rencananya akan direalisasikan pada bulan oktober dan maret mendatang diluar irigasi teknis.

Baca Juga :  KPK Lakukan Monev Rencana Aksi Berantas Korupsi

“Kemarin kita rencanakan pada bulan mei di daerah irigasi namun kita lihat dengan setuasi, program ini kita geser kalender tanamannya ke bulan oktober atau maret mendatang di luar lahan irigasi pada lahan kering dan daerah tada hujan” tutup ibu paulina. (Pvb)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment