Terlibat Perkelahian, Debby Dituntut 1,6 Tahun

Dibaca 597 kali

Kupang-Faktahukumntt.com, Terlibat dalam perkelahian di depan Warung Bakso Pohon Mangga Jl. W.J. Lalamentik Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang tanggal 18 Juli 2018 sekitar Jam 11.36 WITA menyeret Debby Irene Lay (48) sebagai terdakwa.

Debby didakwa melakukan penganiayaan terhadap Selfi Hendriana Johanes dan putrinya, Jesiqca Victoria D. Basoeki. Pasal yang didakwa pasal Pasal 351 KUHP: (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Rencanya kasus ini akan disidangkan, selasa (19/3/2019) dengan agenda pembacaan putusan.

Kepada wartawan Minggu (17/03/2019) siang, pihak keluarga Debby Irene Lay (48) yang diwakili Alfred T. H. menyatakan, mereka berharap putusan yang adil dalam kasus yang dihadapi oleh anggota keluarga mereka.

Baca Juga :  Soal OTT Bupati Probolinggo, Kelompok Milenial: Taring KPK Berantas Korupsi Masih Tajam 

“Kami Pihak keluarga terdakwa berharap, hakim Pengadilan Negeri Klas 1 A Kupang memberikan putusan yang adil pada terdakwa terkait kasus yang menimpah Debby”, ungkap Alfred.

Harapan kami ini tentunya berdasarkan fakta yang terjadi, lanjut Alfred, Pasalnya dari bukti rekaman video yang sempat diambil oleh salah satu rekan terdakwa yang saat itu sedang bersama terdakwa di lokasi kejadian. Dalam video tersebut justru terdakwa dipukul dan ditendang.

Hal ini dibenarkan oleh terdakwa, Debby sebut Alfred, saat kejadian itu sebenarnya ia yang menjadi korban. Ia mengalami luka memar di mata dan mobilnya pun dirusak.

Baca Juga :  DEMI RAKYAT INDONESIA, PRESIDEN JOKOWI SIAP PASANG BADAN

“Video itu menunjukkan bahwa tidak ada penganiayaan seperti yang dituduhkan karena saat itu malahan mereka seolah sedang berkelahi dan justru terdakwa-lah yang dikeroyok sampai terjatuh di tanah oleh Selfiana dan Jesiqca”, sebut Alfred.

Kuasa Hukum Debby, San Albrenus Fattu, SH dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa video rekaman tersebut membuktikan bahwa kliennya sebetulnya adalah korban. Oleh karena itu video sudah diserahkan ke Majelis hakim dan saya harap majelis hakim yang menangani perkara ini menerima, membuka dan melihat isi dari video ini sebagai alat bukti petunjuk.

Baca Juga :  Lanjutan Sidang Praperadilan IKK Ile Boleng, Yuvenalis B. Siola Hadirkan 19 bukti surat dan 5 orang saksi !

“dengan bukti yang ada ini, keterangan saksi maupun fakta persidangan yang semuanya sudah saya sampaikan dalam pembelaan, kiranya Majelis Hakim dapat memutuskan yang seadil-adilnya agar terdakwa bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya”, ungkap San Albrenus Fattu, SH saat mendampingi anggota keluarga terdakwa. (Misa)

.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment