Wakil Bupati Ngada Tidak Tau Soal Tukar Guling Hutan dengan Mabar untuk BPOBLF

Dibaca 7.6K kali Reporter : SL verified

Wakil Bupati Ngada Raimundus Bena

LABUAN BAJO, FaktaHukumNTT.com – 19 Oktober 2021

Polemik pemanfaatan Kawasan Hutan RTK 108 Nggorang Bowosie Desa Gorontalo kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat telah terbit persetujuan prinsip Tukar menukar untuk kawasan pariwisata Atas Nama BPOBLF di kabupaten Ngada dengan Luas 526,49 ha.

Wakil Bupati Kabupaten Ngada Raimundus Bena Ketika konfirmasi Via telepon Senin (18/10) mengatakan, teman Terkait Surat keputusan dari Kementerian Lingkungan hidup dan kehutanan direktorat Jendral planologi kehutanan dan tata lingkungan kami tidak tau, lokasi mana di kabupaten Ngada 500 lebih hektar itu.

Lanjut dia nanti saya Coba kordinasi dengan KPH Disini Besok, lokasi yang mana Yang dimaksud oleh pemerintah pusat itu, saya baru dengar informasi ini tolong teman Kalau ada SK tersebut kirim ke saya biar mudah kami kordinasi di sini.

Baca Juga :  Beberkan Kasus DBD di MABAR, Kadis Kesehatan: Kami Fokus Melakukan Fogging

Kuasa Hukum dari komunitas Masyarakat Racang Buka Francis Dohos Dor,S.H mengatakan Selasa (19/10) berdasarkan surat Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan Nomor S.889/Menlhk/Setjen/Pla.2/12/2020 tanggal 16 Desember 2020 telah terbit persetujuan prinsip Tukar menukar kawasan hutan untuk kawasan pariwisata Atas Nama Badan Otoritas Labuan Bajo Flores berupa kawasan Hutan produksi tetap seluas 135,22 hektar di kabupaten Manggarai Barat dengan lahan pengganti dengan syarat ketentuan 3 kali lipat jumlah dari hutan yang di kelola,maka dengan lahan pengganti berupa areal penggunaan lahan lain (APL) Seluas 526,49 hektar di kabupaten Ngada propinsi Nusa Tenggara timur yang disaat ini sedang proses pelaksanaan penataan batas di lapangan.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment