Wens Wege Sebut UNIPA Maumere Melakukan Tindakan Intimidasi Terhadap Mahasiswa/Mahasiswi Calon Profesi Ners

Dibaca 709 kali

Wakil ketua komisi 3 DPRD kabupaten Sikka Wenseslaus Wege,S.Fil.

FaktahukumNTT.com. MAUMERE

Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sikka Wenseslaus Wge,S.Fil sangat kecewa dengan manajemen Kampus Unipa yang telah melakukan tindakan intimidasi terhadap 42 mahasiswa mahasiswi yang akan mengambil program profesi Profesi Ners.

Pernyataan itu disampaikan Wens Wege kepada media faktahukumntt.com melalui pesan singkat via WhatsApp Kamis (22/10/2020).

Anggota DPRD kabupaten Sikka dari fraksi Hanura menyebutkan bahwa pihak manajemen kampus universitas Nusa Nipa Maumere Melakukan Tindakan Intimidasi Terhadap 42 mahasiswa mahasiswi calon profesi ners.

“ada sikap “intimidasi” dari pihak Unipa kepada para mahasiwa ini yakni dengan mengatakan kalau tidak membayar sesuai ketentuan maka siap-siap untuk buat surat pengunduran diri. Ini merupakan bentuk intimidasi yang harus dihindari” ujar Wakil ketua komisi 3 yang merupakan mantan guru SMK Yohanes XXIII Maumere tersebut.

Oleh karena itu Ia meminta agar segera dilakukan audit terhadap manajemen kampus universitas Nusa Nipa Maumere.

Baca Juga :  At Value-Focused Hotels, the Free Breakfast Gets Bigger

Kita meminta agar segera lakukan audit kepada Manajemen Unipa Maumere dan berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sikka (22/10/20) maka akan memanggil pihak Unipa untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat tanggal 27 Oktober 2020″. tegas Wens Wege.

Ia berharap Kehadiran UNIPA Maumere adalah untuk menjangkau seluruh kepentingan masyarakat Sikka dibidang pendidikan bukan untuk mencari profit orientid.
“UNIPA hadir di nian Sikka untuk menjangkau seluruh kepentingan masyarakat Sikka dibidang pendidikan bukan untuk mencari profit orientid”. Tegas Wens Wege.

Baca Juga :  Membongkar Bangkai di Balik Hasil Seleksi Perangkat Desa di TTS

Oleh karena itu, Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sikka Wenseslaus Wge,S.Fil sangat kecewa dengan manajemen Unipa terhadap persoalan yang dialami oleh 42 Mahasiswa program studi profesi ners yang meminta keringanan biaya namun tidak direspon secara baik oleh pihak Unipa Maumere.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment