Dukung Masyarakat Oeltua Cegah Stunting, Unisap Terapkan Beternak Puyuh Berbasis Bioteknologi EM4 di Oeltua

Dibaca 3.5K kali Reporter : Makson S. verified

OELTUA-KUPANG, faktahukumntt.com – 20 September 2022

Persolaan stunting menjadi sorotan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta maupun lembaga pendidikan. persoalan stunting 4 dosen Universitas San Pedro lakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), di Dusun V Binlaka, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang – NTT. Selasa 20 September 2022.

Kegiatan dengan tajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa Oeltua Melalui Edukasi Beternak Puyuh Berbasis Bioteknologi EM4 Dalam Mendukung Masyarakat, Anak bebas Stunting.” Ke 4 dosen pengagas yakni Ketua Tim Pelaksana Sipora Petronela Telnoni, S.Pt., M.Si., Anggota Tim Pelaksana Alexius Andiwatir, S.Fil., M.Si., dan Hory Iramaya Dilak S.Si., M.Si.

Ketua Tim PKM Sipora Petronela Telnoni, S.Pt., M.Si., disela – sela kegiatan menjelaskan Tim Dosen Universitas San Pedro menjadikan Desa Oeltua, sebagai lokasi Program Kemitraan Masyarakat Tahun 2022. Karena sesuai data desa ini turut menyumbang angka stunting yang cukup tinggi di Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Urgensi Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Kurir Narkotika

“Kegiatan PKM ini dilakukan setelah kami mengajukan proposal dan setujui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik,”jelasnya.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment