Gubernur NTT Tekankan Cinta Sebagai Dasar Penanganan Stunting di NTT

Dibaca 214 kali

WAINGAPU, faktahukumntt.com – 4 Juli 2022

“Dalam menangani stunting serta penurunan angka kematian ibu dan bayi di Nusa Tenggara Timur harus didahului dengan cinta”, ungkap Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menandatangi ROAD MAP Rencana Aksi Daerah Percepatan Penurunan Angka Stunting, Angka Kematian Ibu dan Bayi dalam Rapat Kerja Percepatan Penurunan Stunting Se-Provinsi NTT yang bertempat di Hotel Kambaniru, Waingapu, Sumba Timur pada Senin 4 Juni 2022.

Menurutnya, mencintai sesama manusia dan mengasihi sebagai bentuk hubungan kita dengan antar sesama manusia maupun Tuhan sebagai sang pencipta. Bentuk hubungan seperti ini mestinya diwujudkan melalui tindakan nyata dalam upaya menurunkan angka stunting, angka kematian ibu dan bayi.

“Intinya memanusiakan manusia hanya dengan Cinta”, tegas VBL sekaligus menyatakan saat ini sekitar 91.032 anak NTT masuk dalam kategori stunting dan memerlukan perhatian dan cinta dari Pemerintah untuk menemukan kembali hidup yang berkualitas sebagai manusia.

Baca Juga :  Laiskodat : NTT Kaya dan Akan Go Internasional
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menyerahkan Road Map kepada perwakilan Bupati/Walikota.

Karena itu, Gubernur NTT VBL menekankan para Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota harus mampu mempercepat penurunan angka stunting serta angka kematian ibu dan bayi.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment