Hipertensi Membunuh Masyarakat

Dibaca 424 kali Reporter : *** verified

FAKTA KESEHATAN, faktahukumntt.com – 29 April 2022

Hipertensi berasal dari kata “hyper” yang berarti lebih dan “tension” yang berarti tekanan. 
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan angka kesakitan atau morbiditas dan angka kematian atau mortalitas. Hipertensi merupakan keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau kronis dalam waktu yang lama. kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHg merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau saat berkontraksi. Sementara itu, angka 90 mmHg mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung beristirahat atau dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Baca Juga :  RSUP Mulai Dibangun di Kota Kupang, Ini Harapan Menkes RI

Hipertensi adalah salah satu penyakit yang sering disebut dengan “pembunuh diam-diam” karena penyakit ini tidak menyebabkan gejala jangka panjang. Namun, penyakit ini mungkin mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penyebab hipertensi dibagi menjadi dua golongan yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer banyak dipengaruhi oleh pola hidup, misalnya makan yang tidak sehat, kurang olahraga, dan minum minuman yang beralkohol. Sedangkan hipertensi sekunder disebabkan oleh penyakit lain. Penyakit lain hipertensi sekunder antara lain penyakit ginjal, tiroid, dan paratiroid. Namun para ahli telah mengungkapkan bahwa paling tidak ada dua faktor yang memudahkan seseorang terkena hipertensi, yakni faktor yang tidak dapat dikontrol dan faktor yang dapat dikontrol.

Tekanan darah cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, semakin bertambah usia kemungkinan seseorangmenderita hipertensi juga semakin besar. Pada umumnya penderita hipertensi adalah orang-orang yang berusia 40 tahun ke atas. Namun saat ini tidak menutupkemungkinan hipertensi diderita oleh orang berusia muda karena faktanya hipertensi bisamenyerang semua kelompok umur, termasuk usia muda di bawah 40-an tahun.

Baca Juga :  PPKM Darurat, Kapolri Gelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan

Gejala hipertensi :

Kondisi hipertensi yang berkepanjangan sangat berpotensi menyebabkan gangguan pembuluh darah di seluruh organ tubuh. Secara umum kondisi darah tinggi tidak bisa diprediksi secara dini akan menyerang organ bagian mana, tergantung organ mana yang terlebih dahulu merespon tekanan yang abnormal. Angka kematian yang tinggi pada penderita darah tinggi terutama disebabkan oleh gangguan jantung.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment