fbpx
Informasi Terupdate Hari Ini

Lulus Seleksi Perangkat Desa, 2 Sarjana Tidak Diakomodir Dengan Alasan Tak Berpengalaman

0 4.647

Penulis : Frans Tallan

Faktahukumntt.com – SoE, KAB. TTS

Permasalahan seleksi perangkat desa di kabupaten TTS terus bermunculan

Baru – baru ini 2 orang Sarjana peserta seleksi perangkat desa supul kecamatan kuatnana kabupaten timor tengah selatan, dianulir penetapannya karena kurang berpengalaman

Tidak terima namanya tidak diakomodir untuk direkomendasikan kedua orang sarjana tersebut berkunjung ke kantor desa supul untuk mengklarifikasi penetapan yang dikeluarkan oleh penjabat kepala desa

Onlifira Laoe, S.T yang lulus peringkat 1 nilai tertinggi kepada faktahukumntt.com (6/8) menerangkan bahwa ia bersama rekannya Tonci Betty, SH yang lulus peringkat 3 ingin mempertanyakan kejelasan proses penetapan yang dinilai mengganjal

“Kami ingin mendapatkan klarifikasi saja dari pemerintah desa supul atas rekomendasinya yang tidak mengakomodir kami yang lulus sesuai dengan penetapan dinas PMD,” Terangnya

Ira Laoe bersama rekannya merasa ada kesalahan kewenangan dalam penetapan tersebut dengan berdalil bahwa ira dan tonci kurang berpengalaman di bidang pemerintahan desa

“Kalau mau menilai dari segi pengalaman saja, untuk apa dilakukan tes perangkat desa?,” Tambahnya dengan nada kesal

Camat Kuatnana Yuliana Woy, BA di kantornya menjelaskan terkait penolakan dari Onlifira dan Tonci bahwa dalam penetapan perangkat desa tersebut dirinya selaku pimpinan wilayah di kecamatan kuatnana mengambil tindakan atas dasar aturan yang berlaku

“Kami merujuk pada aturan perda yang ada bahwa kepala desa memiliki wewenang dalam menetapkan perangkat desa dengan melihat dari sisi pengalaman kerja di bidang pemerintahan desa,” Ungkapnya

Yuliana Woy juga mengatakan bahwa kedua orang sarjana yang tidak diakomodir ini masih memiliki peluang untuk diakomodir karena masih menunggu peraturan bupati perubahan

“Mereka tadi datang mempertanyakan kejelasannya dan saya sudah sampaikan bahwa masih ada kemungkinan untuk diakomodir sebagai perangkat desa,” Imbuhnya

Karena tak puas akan hal tersebut keesokan harinya (kemarin/red) orang tua dan perwakilan masyarakat bersama kedua peserta seleksi menyambangi gedung DPRD Kabupaten TTS untuk mengadukannya kepada Komisi I

Pada saat audiensi di ruang Komisi I pengaduan disampaikan dan diterima untuk ditindaklanjuti

Ketua Komisi I Uksam Selan mengatakan bahwa akan meninjau persoalan ini kemudian memanggil camat kuatnana untuk meluruskan hasil penetapan tersebut

Comments
Loading...