Informasi Terupdate Hari Ini

Bupati TTU : Pentingnya Koordinasi Yang Baik Antara Pemerintah Provinsi Dan Pemerintah Kabupaten

0 92

FHI-NTT, Kegiatan Tour de Timor ini merupakan salah satu even bergensi dan menjadi pintu awal untuk memperkenalkan obyek wisata di NTT khususnya di daratan timor. Untuk itu mesti dilakukan koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota sehingga tidak hanya sekadar melewati daratan Timor dengan bersepeda, tetapi ada destinasi-destinasi wisata yang perlu disinggahi, agar menjadi obyek jual bagi pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Pulau Timor, jelas Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Fernandes kepada awak media di Kefamenanu, Senin (11/12/2017).

Lanjut Raymundus, koordinasi merupakan kunci keberhasilan sebuah kegiatan sehingga harapannya ke depan perlu adanya koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, dalam hal ini dinas pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan pemerintah Kabupaten agar pelaksanaan kegiatan tidak terkesan terburu-buru atau asal jadi.

“selain koordinasi pihak provinsi dengan dinas terkait, saya tentunya berharap koordinasi yang dimaksud juga antar bupati se-daratan Timor guna melakukan persiapan secara bersama, yakni mempersiapkan rangkaian kegiatan di destinasi wisata yang disinggahi dengan maksud agar ada hal yang berbeda disetiap titik destinasi, ini hal positif yang harus dibenahi secara baik untuk kedepannya “, ujar Raymundus.

Mengenai pengembangan obyek wisata Tanjung Bastian, Bupati TTU mengatakan, saat ini mengalami sedikit kendala karena obyek wisata tersebut berada di dalam kawasan hutan. Dia mengakui bahwa Proses pengembangan obyek wisata saat ini berjalan di tempat, namun kami sedang mengajukan pinjam pakai ke departemen kehutanan sehingga selanjutnya, pengembangannya tidak mengalami kendala. “Master plan pengembangan obyek wisata Tanjung Bastian sudah rampung, termasuk didalamnya sebuah rencana besar pembangunan patung proklamator diantara dua gunung yang ada di kawasan Tanjung Bastian”, tandasnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Kadis Pariwisata (Kadispar) TTU, Agustinus Kasinube bahwa kurangnya koordinasi dari pihak pemprov sejak awal tahun sehingga even ini tidak dianggarkan dalam pembahasan anggaran murni APBD Kabupaten TTU tahun 2017. Hal ini mengakibatkan terbatasnya anggaran, maka kegiatan TdT di Kabupaten TTU hanya dilakukan penyambutan biasa yakni seremonial biasa dan gala dinner.

Walau demikian Agustinus berharap agart kegiatan TdT bisa menjadi event tahunan. Dan mudah-mudahan pada 2018, ada dampak TdT bisa dirasakan juga oleh masyarakat. “Kalau saat ini masyarakat belum bisa merasakan dampaknya secara ekonomi, maka untuk tahun – tahun ke depan, pemkab dan dinas pariwisata akan membuat program khusus melatih kreatifitas masyarakat TTU agar hasilnya bisa disajikan ketika ada even seperti ini,” kata Agustinus Kasinube. (Oscar)

 

Comments
Loading...