Informasi Terupdate Hari Ini

KETUA MUI NTT : KERUKUNAN UMAT BERAGAMA HARGA MATI

0 81

Kupang (faktahukumntt.com.), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), dengan tegas menolak segala bentuk isu sara yang mengganggu keutuhan NKRI. Menanggapi isu-isu sara yang semakin hari semakin mewabah dan menggorogoti hingga ke sendi-sendi NKRI, namun untuk NTT kerukunan umat beragama harga mati.

Dihubungi via hand phone, H. Abdul Kadir Makarim, kepada wartawan faktahukumntt.com, Kamis (06/09/18) terkait tagar #2019gantipresiden, tergantunglah dari setiap individu secara pribadi tidak terlalu urusan, namun untuk isu sara saya tidak sependapat.

Sebagai Ketua MUI NTT saya tegaskan bahwa namanya demokrasi jadi bebas menentukan sikap, karena terjadi masalah “jadi tanggung jawab sendiri-sendiri” sepanjang dia merasa benar. Sebagai Ketua MUI saya netral siapapun yang mau jadi Presiden silahkan sepanjang presidennya masih mengayomi masyarakat  ya kita berikan dukungan”, Ungkapnya.

Kebebasan memilih adalah hak semua umat di NTT “Dan untuk umat muslim NTT saya mempersilahkan menentukan sikap masing-masing, saya tidak bias menggunakan MUI untuk mengarahkan mereka, Dengan demikian saya salah”, Kata Ketua MUI.

“Kepada seluruh umat muslim di NTT saran saya, jaga keamaan dan kedamaian dan mulutnya di jaga, jangan ember. Semuanya damai-damailah jangan membuat hal yang tidak baiklah”.

Saat ditanya mengenai arah dukungannya, sebagai Ketua MUI NTT dan secara pribadi dengan tegas mengatakan bahwa “sebagai ketua MUI dan pribadi sampai saat ini belum menentukan sikap untuk memilih Pak Jokowi atau Pak Prabowo alasannya karena saya belum melihat program mereka”.

Terhadap pasangan Joko Widodo dan Ma’aruf Amin yang sebagian besar umat Islam memberikan dukungan. Bagi Ketua MUI NTT itu “terserah umatlah  saya belum punya pilihan mau Jokowi atau Prabowo tugasnya saya menyampaikan kepada kelurga saya sendirilah”.

Harapan saya sebagai ketua MUI NTT, kepada umat Muslim dan Kristen di NTT jangan ikut-ikutan seperti di kota lain. kepada seluruh masyarakat NTT mari kita saling menjaga keamanan satu sama yang lain karena kerukunan umat harga mati, tidak boleh dicerai-beraikan dengan isu apa pun yang hanya merusak hubungan kerukunan yang terjalin semenjak nenek moyang kita. Papi

 

Comments
Loading...