Swipe up untuk membaca artikel
Anita Gah, Pentingnya Bimtek Pariwisata bagi Pelaku Pariwisata - Indeks Berita Informasi Terupdate Hari Ini
Informasi Terupdate Hari Ini

Anita Gah, Pentingnya Bimtek Pariwisata bagi Pelaku Pariwisata

0 84


FHI NTT, (faktahukumntt.com.), Anita Jacoba Gah,SE, anggota DPR RI Fraksi Demokrat Komisi IX tampil sebagai pembicara dalam Bimtek Pemasaran Pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTT bermitra dengan Kemenpar Republik Indonesia.

“Bimtek Pemasaran Pariwisata ditujukan bagi pelaku pariwisata dan perwakilan masyarakat yang berdomisili di beberapa obyek wisata di Kota Kupang. Bimtek dilaksanakan di Jemaat GMIT Elim Lasiana (19/9/2018)”.

Menurut Anita, tujuan dari Bimtek ini agar destinasi pariwisata yang ada di NTT lebih dikenal oleh banyak orang di dunia. Yang pasti sebelum memasarkannya banyak unsur yang harus diperbaiki. Dimana unsur-unsur yang satu sama lain saling terkait dan berhubungan satu sama lain. Keberadaan (eksistensi) dan keeratan hubungan unsur-unsur tersebut menggambarkan sampai seberapa kuat Sistem Kepariwisataan. Apabila salah satu unsur tidak ada atau lemah, maka sudah dipastikan kesisteman pariwisata akan terganggu atau tersendat-sendat kegiatannya.

Karenanya dalam mengelola kepariwisataan diperlukan Manajemen Pariwisata yang betul-betul handal dan tepat sasaran. Terdapat tiga komponen penting yang membuat daya tarik terhadap kepariwisataan itu terjadi, yaitu Pertama, persiapan pemerintah daerah khususnya dalam membenahi obyek wisata harus lintas sektor sehingga bisa menjadi Daya tarik wisata.

Kedua, Sarana penunjang wisata: segala sesuatu yang dapat memfasilitasi kegiatan wisata baik yang dapat diindera (tangible) maupun yang tidak dapat diindera (intangible), contoh: jasa transportasi, akomodasi, makan/minum, toilet, pramuwisata (guide), informasi dll. Ketiga, Infrastruktur/prasarana (jalan-jalan menuju destinasi harus bagus) dan segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya proses kegiatan wisata dan kegiatan non wisata, contoh: jaringan jalan, bandara, terminal, pelabuhan, air bersih, listrik, telekomunikasi, dll.

Anita Gah mengakui bahwa pariwisata merupakan bagian penting bagi bangsa ini yakni turut menyumbang devisa bagi negara Indonesia. Dan lebih penting lagi bapa mama sebagai pelaku pariwisata diharapkan agar bisa mendukung perkembangan sektor pariwisata di NTT.

Turut hadir dalam kegiatan Bimtek tersebut, Ketua COE-Perwakilan Kemenpar Republik Indonesia, I Gusti Ngurah Putera; Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu dan Anita Jacoba Gah, serta tokoh masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif Pariwisata (Mariani)

Comments
Loading...