Informasi Terupdate Hari Ini

Waooo…1 Kilo Meter Demi Air Bersih

0 98

Kupang-NTT (faktahukumntt.com), Warga Kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa yang terdiri dari 3 Rukun Tetangga yakni RT 27, 28 dan RT 29 sangat kesulitan air bersih.

Pasalnya, warga mesti menempuh jarak 1 km dengan berjalan kaki mengambil air di salah satu titik mata air.

Perhatian pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang sudah berlangsung sekian tahun lamanya.

Demikian dikatakan salah satu tokoh masyarakat di RT 27 Konstan Tinus Konis ketika ditemui faktahukumntt.com di kediamannya..

“Kami harapkan ada perhatian pemerintah agar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Di samping itu, sebagai warga Kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa ingin memiliki hak yang sama dengan warga kota lainnya. Jumlah penduduk sekitar 120 kepala keluarga (KK) setiap harinya mengkonsumsi air bersih mesti berkorban menguras tenaga karena menempuh jarak yang terbilang cukup jauh dan melelahkan.

“Air merupakan kebutuhan pokok sehari- hari jadi mau tidak mau tetap ambil air dengan jalan kaki sehingga kami bisa pakai air untuk kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya.

Selain air bersih, Konstan juga mengeluhkan tentang infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan. Diimana kondisi jalan lapen yang sudah terkelupas membuat warga ekstra hati-hati karena jalannya rusak.

Sementara Itu, Konstan juga mengharapkan adanya armada transportasi yang masuk ke area Kelurahan Kolhua untuk memudahkan warga, terkhusus anak sekolah yang setiap saat membutuhkan transportasi.

Hal senada juga dikatakan salah satu warga RT.7/RW.7 Kelurahan Kolhua, Yerison Kido mengatakan bahwa berbicara mengenai air bersih merupakan kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalani roda kehidupan. Oleh sebab itu keberadaan warga Kelurahan Kolhua yang merupakan bagian dari warga kota mengharapkan sentuhan pemerintah kota untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal pengadaan air bersih.

“Karena sedikit banyak warga Kelurahan Kolhua ini juga memberikan kontribusi untuk pemerintah Kota Kupang,” ungkapnya.

Di samping itu warga juga membutuhkan perbaikan jalan rusak yang sangat layak untuk dilakukan perbaikan. Sebagai warga ingin mendapatkan perhatian yang sama dengan warga kota lainnya. Pasalnya, sudah bertahun-tahun belum mendapatkan perhatian pemerintah. Padahal kelurahan Kolhua adalah bagian dari Kota ini, sehingga diharapkan pemerintah dapat menjawab keluhan warga yang belum pernah tersentuh. “sampai kapan kami terus menunggu…! (Misa)

Comments
Loading...