Informasi Terupdate Hari Ini

Thomas Memuji Tiga Perempuan Hebat Dari Lembata

0 221

Lembata FHI-Beda Buku Tulisan Ibu Patricia Menge pada tanggal 27 Desember 2017 di Aula kantor Camat Nubatukan. Beda Buku dengan judul tulisan ‘’Luka Di Pintu Surga”. Beda Buku itu dengan gaya tulisan Sastra Lirik yang di tulis oleh Ibu Patricia seorang perempuan hebat kelahiran dara Ile Ape Atawatun. Buku tersebut di launching oleh Wakil Bupati Lembata, Dr.Thomas Ola Langoday.

Hasil liputan Wartawan FHI, Wabup Lembata Dr.Thomas Ola Langoday memuji tiga perempuan hebat dari lembata. Maksud pujian dari Thomas ini untuk mendukung kemampuan tiga perempuan yakni; Fince Bataona, Patricia Menge, dan Lidia Tokan yang sudah memuji kehebatan dalam menulis buku. Thomas berharap agar laki-laki lembata juga harus bangga kepada tiga perempuan Lembata yang hebat ini, ungkap Thomas.

Menurut Thomas, budaya menulis bagi seorang Perempuan itu cukup sulit karena karya utama mereka sebagai ibu duduk di depan Tungku dan menyajikan makanan bagi anak-anak dan juga kepada sang Ayah. Namun kita tahu di hadapan kita telah hadir tiga perempuan Hebat yang sudah memberikan Literasi Menulis buku yang menjadi sumbangan karya sastra bagi bangsa indonesia, ungkap Thomas.

Thomas juga mendorong kepada Badan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupten Daerah (Perputakaan), untuk membeli buku-buku hasil karya perempuan lembata.dan juga kepada pihak perpustakaan sekolah dan perpustakaan desa-desa harus membeli buku sebagai bahan Literasi bacaan, tutur Thomas.

Pada saat yang sama pula kepada Wartawan FHI, Patricia Menge juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday yang telah bersedia melaunchingkan buku saya ini. Saya tahu tulisan tentang Luka Di Pintu Surga dengan gaya Atroplogi sastra Lirik ini menjadi refleksi panjang sebagai guru bahasa Inggris. Besikh saya memang Guru Bahasa Inggris namun saya coba menulis dengan bahasa indonesia dan juga bahasa Daerah Lamaholot Ile Ape.

Ibu Yang Kelahiran 1972 (45 thn) dan saat ini menjadi Plt.Kepala sekolah SMAN Ile Ape Timur juga mengucapkan terima kasih kepada Pembeda yakni; Emanuel Krofa, Ansel Bahi, Paulus Sina Kai, dan juga Moderator Kor Sakeng, Eli Making dan juga penggagas beda buku, Fredi Wahon, dan mengucapkan terima kasih kepada Camat Nubatukan bersama stafnya yang telah menyediakan aula untuk berlangsungnya beda buku itu, ungkap Patricia.

Peserta undangan yang hadir saat itu berjumlah 80 orang. Dalam debat buku itu ada komentar yang mendukung kepada penulis untuk terus menulis. Memang banyak kritik dan syaran yang diberikan kepada Penulis. Saat ini Patricia sudah berani untuk menulis sebagai Guru PNS yang harus di teladani oleh perempuan lembata yang lain.

Mari kita menulis dan terus mendukung program Presiden Jokowi dan wakil presiden Yusuf Kala tentang Pendidikan karakter Literasi tulis dan baca. Salam Literasi,(ROFINUS)

Comments
Loading...