Informasi Terupdate Hari Ini

BETA NTT PEDULI WISATA

0 91

FHI-Kota Kupang, Beta NTT memiliki perhatian secara khsusus terhadap pariwisata di wilayah NTT, komonitas ini telah berada sejak dua tahun yang lalu dan kini Beta NTT mengajak masyarakat NTT perduli wisata dan mencintai budayanya sendiri.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, ketua komunitas BETA NTT Ariyanto mengatakan bahwa “Saya sebagai ketua komunitas BETA NTT salah satu komunitas yang memiliki perhatian khusus terhadap Pariwisata Provinsi NTT dengan cara mempromosikan tenun NTT, budaya asli NTT dan mengajak anak-anak muda untuk melakukan tindakan 3 M (Mengenalkan, Menyadarkan dan Membenahi). Pertama, tindakan Mengenalkan pariwisata dan budaya NTT melalui sosial media. Kedua, tindakan Menyadarkan pihaknya melakukan sosialisasi ke masyarakat dan sekolah-sekolah untuk perduli kepada lingkungan dan mencintai pariwisata NTT. Ketiga, tindakan Membenahi adalah ketika melakukan bakti sosial pada satu tempat wisata kita harus menyediakan tempat sampah atau bak sampah dan tetap dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan namun menjadi kendalanya kesadaran masyarakat terhadap membuang sampah pada tempatnya masih sangat rendah dan permasalahannya tindakan membuat sampah hanya dilakukan sesaat saja (dapat diibaratkan “panas-panas tai ayam”).

Kata Ariyanto pada ulang tahun yang kedua ini BETA NTT melakukan seminar sehari yang akan di buat pada hari selasa tanggal 24 april 2018 dengan judul PERAN GENERASI MUDA DALAM PENGEMBANGAN PARIIWISATA DI NTT. Ada empat pembicara, yang pertama dari dinas pariwisata provinsi Marianus Jelamu (Kepala Dinas Pariwisata NTT), dr. RIAN MUKTI dari Jakarta yang akan mengajarkan kepada peserta bagaimana bisa membuat tenunan dapat dimiliki semua orang tanpa mengeluarkan bugjet yang besar. Dan Rifani Histolen, membicarakan bagaimana cara mengefektivkan media-media untuk promosi serta Umbu wulan Paranggi dari Direktur komunitas peduli lingkungan NTT.

“Kali ini agak sedikit berbeda karena ada perpaduan antara acara yang satu dengan yang lainnya (ada facenshow) menghadirkan potensi-potensi baru untuk dapat berakting di dunia modeling. Untuk yang kali ini tidak ada standar yang di pakai karena momen ini hanya untuk menonjolkan NTT yang akan tampil dengan kostum yang bernilai jual tinggi. Konsep dalam HUT beta NTT yang ke 2 adalah menyadarkan masyarakat peduli akan pariwisata. BETA NTT bekerja sama dengan bandara Eltari untuk turut mempromosikan pariwisata di NTT”, tuturnya kepada awak media.

Dalam pemaparannya dr. Muhamad Syaian Mukti menyampaikan tentang peran serta generasi muda guna meningkatkan potensi-potensi yang ada di NTT. Ini saya angkat sebagai thema dalam seminar ini karena bukan suatu kebetulan melainkan tujuan saya untuk mengangkat kain tenun NTT yang didesain langsung oleh dr. Ian MS, sebagai baju resmi ivening gaun yang ditambahi natural fibresion dan silfer proteksen. Manfaatnya apa bila kain tenun itu menempel dibadan akan mengalirkan aliran pembulu darah faskuler secara optimal guna memenuhi kebutuhan oksigennya sehingga sistim homistastis tubuhnya bisa optimal yang meningkatkan daya tahan tubuh seseorang ketika memakainya.

Lanjut dr. Muhamad, alasan memilih kain tenun NTT itu dikarenakan cara pembuatanya beda karena satu lembar kain tenun NTT mempunyai pewarnaan yang sangat spesifik dan berbeda dengan kain tenun lainnya dari cara tata benangnya. Sarannya kepada generasi muda kemahalan tenunan NTT bisa dimerekin banyak orang dan bisa dipakai banyak orang dengan harga jualnya memenuhi syarat. Kedepannya kain tenun NTT memiliki nilai jual yang tinggi karena perepatan dan pewarnaannya beda dengan tenun-tenun yang lain. (Mariani)

Comments
Loading...