fbpx
Informasi Terupdate Hari Ini

Anton Moti Geram, Nagekeo jadi sarang Konspirasi para Broker Proyek.

0 105

NAGEKEO-(faktahukumntt.com), Bupati Ngada sekaligus calon Gubernur NTT, Marianus Sae memang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) disebuah Hotel bersama seorang Wanita bernama Ambrosia Tirta Santi di Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Ia ditangkap lantaran diduga menerima suap Rp. 4,1 miliar dari Direktur Utama PT. Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu. Direktur Utama PT Sinar 99 Permai itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ada polemik lain dalam kasus itu.
Seperti Dirilis oleh media Kompas.com (21/2/2018) , Selain sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Wilhelmus Iwan Ulumbu juga dijanjikan oleh Bupati Ngada itu untuk mengerjakan satu paket proyek di Kabupaten Nagekeo yakni proyek pembangunan jembatan di Kecamatan Boawae senilai Rp. 3 miliar.

Pengakuan Ulumbu itu sontak membuat Anton Moti berang. Bagaimana mungkin Bupati Ngada itu bisa menjanjikan paket proyek ke Wilayah Kabupaten Nagekeo, ini tentunya ada konspirasi yang telah lama dibangun oleh para broker proyek di Nagekeo dengan PT. Sinar 99 Permai , ungkapnya, kamis, 22/02/2018.

Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo itu
menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dan juga sebagai masyarakat Nagekeo dia pantas bertanya tentang kapasitas Marianus Sae yang mengintervensi pembangunan di Kabupatennya.

“agar tak terjadi polemik, saya mengharapkan agar pihak berwajib segera menelusuri kegiatan yang telah dijanjikan oleh Marianus Sae itu. Persoalan ini harus dituntaskan secara baik” ungkap Anton Moti.

Memang lumrah adanya bila Anton Moti geram. Sebagai wakil rakyat dia tentu tak ingin pembangunan di Kabupatennya dipikirkan oleh orang lain.

Anton Moti tentu akan sangat berharap agar KPK segera membongkar konspirasi yang telah dibangun oleh Marianus Sae dengan para pejabat di Nagekeo. Selain itu, dia juga akan menuntut Marianus Sae agar segera melakukan pemulihan nama baik Kabupaten Nagekeo oleh pengakuan Wilhelmus Iwan Ulumbu. (Patrick M Djawa)

Comments
Loading...