Informasi Terupdate Hari Ini

Tanggung Jawab dan Independensi Panwaslu Kabupaten Nagekeo Ditantang Kehormatan Dewan

0 79

Nagekeo-(faktahukumntt.com), Kantor Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten Nagekeo sore tadi berubah memanas. Jumad (02/03 /2018)_ tiga dari empat orang anggota DPRD Kabupaten Nagekeo mendatangi kantor itu dan “mengamuk” lantaran dipanggil oleh Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten Nagekeo tanpa ijin Gubernur NTT.

Keempatnya mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Nagekeo menyusul adanya laporan Panwascam dan Panitia Pengawasan Lapangan (PPL) terkait keikutsertaan mereka dalam menghadiri kegiatan kampanye pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nagekeo pasangan Elias Djo – Servasius Podhi, di kecamatan Nangaroro , Kabupaten Nagekeo pada 27 Februari lalu.

Antonius Moti (partai Golkar), Yohanes K. Gore (partai Golkar), Yosep F Amekae (partai Demokrat), Aurelius Ignatius Sambu (PAN). Mereka dipanggil guna memberikan klasifikasi atas keikutsertaan mereka dalam kegiatan politik tanpa surat izin cuti sesuai ketentuan Peraturan KPU no. 4 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah.

Namun, hanya Aurelius Sambu yang memilih untuk tetap kooperatif atas pemanggilan itu. Sedangkan tiga sisanya memilih pasang badan sambil unjuk kehebatan dengan modal UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Mereka merasa tak pantas dipanggil Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten Nagekeo tanpa ijin Gubernur, kata Yohanes K Gore, seperti diungkapkan Komisioner Panwaslu Nagekeo, Yohanes Nanga.

Keributan di kantor Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten Nagekeo pada Jumad petang tadi (02/03/2018) disaksikan oleh banyak pasang mata dan telinga.

Sekitar setengah jam lebih ketiga wakil rakyat itu berhasil membuat kepanikan hampir seisi kantor pengawasan pemilu itu.
Sayangnya, Ketiga Wakil Rakyat itu keburu pergi sebelum awak media tiba kantor Panwaslu Kabupaten Nagekeo, tempat dimana ketiganya mempertontonkan retorika mereka.
Meski begitu, Panwaslu Kabupaten Nagekeo tetap akan mengeluarkan surat panggilan kedua terhadap ketiga wakil rakyat itu yang mangkir itu.

“Terlepas dari persoalan tadi, kita tetap akan mengeluarkan surat pemanggilan kedua terhadap mereka” kata Yohanes Nanga.(Patrick M Djawa)

Comments
Loading...