Informasi Terupdate Hari Ini

KELURAHAN BABAU MENDAPAT JATAH PTSL TAHUN 2018 500 BIDANG

0 94

Oelamasi,(faktahukumntt. com)- Program percepatan pelaksanaan pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diyakini bakal jadi solusi tepat bagi program penerbitan sertifikat tanah masyarakat, khususnya untuk memetakan tanah yang bermasalah dan tidak bermasalah.

Saat di temui oleh wartawan faktahumntt.com, di kantor Lurah Babau Rabu 14/3/2018, Lurah Babau, Rubiyanto Meok, mengatakan bahwa untuk kelurahan Babau, di Tahun 2018 mendapat kuota 500 bidang dan berkas yang sudah terkumpul saat ini sudah 342 bidang sedangkan sisanya akan terselesaikan mengingat musim hujan menjadi hambatan.

“Targetnya harus selesai karena dalam pemetaan wilayah kelurahan butuh seratus persen Desa/Kelurahan yang terkoneksi dengan pengukuran sehingga beberapa hari yang lalu dari BPN Kabupaten kupang telah melakukan sosialisasi mengenai dengan pengukuran PTSL tahun 2018 ,dan tinggal kita eksekusi harapannya paling lambat bulan juni sertifikatnya sudah bisa keluar.” Jelas Rubiyanto

Lanjut Rubiyanto, kendala yang di hadapi adalah kebanyakan tanah yang ada di babau, pemiliknya dari luar sehingga pihak kelurahan kesulitan untuk menghubungi mereka, yang berikut tanah yang jarang di usahakan atau tidak pernah di usahakan dan ketika di pasang tanda batas selalu bersinggungan dengan batas tetangga yang bisa menimbulkan konflik.

“Hal ini menjadi kendala utama ketika tanah itu diukur lalu ada konflik; ada yang melaporkan atau mendaftarkan sebagai tanah sengketa maka memerlukan waktu yang panjang untuk melakukan mediasi namun ketika proses mediasi gagal dan tidak ada jalan keluar maka tanah itu tetap kita ukur agar masuk dalam Peta terukur, namun sertifikat nya belum di terbitkan”, ungkap Rubiyanto.

Rubiyanto juga menjelaskan tentang persyaratan untuk mengurus sertifikat dengan sistem PTSL yakni surat kepemilikan tanah seperti surat hiba, surat jual beli, SKGR, foto copy KTP, foto copy KK, dan 4 lembar materai dan menyediakan pembatas (pilar) sesuai bentuk tanah, jika luas tanah berbentuk persegi empat tentunya dibutuhkan empat pilar dan sebagainya.

Rubiyanto juga memberikan himbauan kepada masyarakat kelurahan Babau, agar bersama-sama dengan pemerintah kelurahan mensukseskan program PTSL ini, dengan harapan kelurahan Babau menjadi kelurahan percontohan pertama di kabupaten kupang dengan memiliki peta Agraria terlengkap. Dan  juga ciptakan kondisi baik khususnya ketika ada sengketa segera dituntaskan agar pada saat tanah itu didaftarkan maka sengketa itu tidak lagi menjadi persoalan yang berujung di pengadilan, karena Tanah ini tentu kita tahu bahwa disini kita Hidup, beraktivitas dan beranak cucu dan ketika ada konflik maka tidak baik untuk kedepannya.( Oscar/Jose)

Comments
Loading...