8 Orang P2T2 Asal Kecamatan Keotengah dari Labuan Bajo, Siap Dikarantina Selama 14 hari

Dibaca 378 kali

Faktahukumntt.com – NAGEKEO

Posko gugus tugas penanganan dan pencegahan covid – 19 Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merilis data terbaru perkembangan penanganan covid – 19 kabupaten Nagekeo, Minggu 03/05/2020.

Dari data yang dibagikan Humas Protokol Covid – 19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada hari ini, pelaku perjalanan dari zona merah terpantau mengalami peningkatkan dengan penambahan 8 orang Pelaku Perjalanan dari Tempat Terjangkit (P2T2) Asal Maunori Kecamatan Keotenga, dari daerah terdamapak covid – 19 Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“P2T2 hari ini 8 orang. Dari Maunori Kec Keo Tengah. Mereka adalah pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, positip corona Labuan  Bajo” terang Silvester

Baca Juga :  Deklarasi Relawan TONSUS PS-02 Menuju RI-1

Sil Teda Sada menjelaskan Daerah Labuan Bajo, Manggarai Barat ditetapkan sebagai zona merah covid – 19 karena terdapat 2 orang warga Manggarai Barat terkonfirmasi positip covid – 19 berdasarkan swab test yang diumumkan oleh Tim gugus tugas penanganan dan pencegahan covid – 19 propinsi NTT.

“Karena Labuan Bajo sudah ada Konfirmasi 2 positip Covid, maka semua pelaku perjalanan dari Lab Bajo, tercatat sebagai P2T2” jelasnya.

Terhadap ke 8 warga Keotengah Pelaku perjalanan dari daerah berdampak covid – 19, akan Mendapatkan perlakuan yang sama dengan P2T2 lainnya sesuai dengan protap penanganan dan pencegahan virus Corona yakni menjalani masa karantina Mandiri selama 14 hari. (Pfb)

Baca Juga :  Sosialisasi Gema Cermat Di Buka Asisten III Pulau Morotai
ads
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment