“BERBAGI KASIH” ALUMNI SMAKER ONE KUNJUNGI PANTI ASUHAN NOELBAKI

Dibaca 384 kali

Faktahukumntt.com. – Noelbaki, Kabupaten Kupang (NTT)

[dropcap]A[/dropcap]lumni SMA Kristen 1 Kupang (Smaker One) berkesempatan mengunjungi panti Asuhan Yayasan Adven Peduli Indonesia (YAPI) Kupang yang berlokasi di Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Tim yang datang mewakili alumni angkatan 85 sampai 89 yakni Jhoni Daud, Ferry Djami, Mex Foni, Ibu Yoka Fransis Johanis istri dari mantan Ketua Komisi V DPR RI (Faris Francis), Yane Fola, Helda Oematan, Astric Asa dan Tini Lailena, Kedatangan  mereka disambut oleh pengelola Panti.

Koordinator Tim Kegiatan Jhoni Daud kepada media sabtu, 21 Desember 2019 menjelaskan kedatangan alumni Smaker One di Panti Asuhan YAPI semata untuk ‘berbagi kasih’ dengan anak-anak asuhan di tempat ini.

Baca Juga :  Pemerintah Wajib Membeli Hasil Produksi Petani
Foto bersama Tim Smaker One dengan Warga Panti Asuhan YAPI Noelbaki

“Kami sudah lakukan ini sejak tahun 2016 lalu dimana kami ‘berbagi kasih’ dengan berpindah tempat. Pada awalnya kunjungan alumni Smaker One di salah satu panti asuhan di Fatufeto Wilayah Kota Kupang,” ungkapnya.

Menurutnya, kedatangan mereka ke sini mewakili teman-teman Alumni Smaker One. Kami sangat senang apa yang kami lakukan, ini bukan untuk mencari sensasi tetapi berangkat dari niat yang tulus untuk berbagi kasih.

Pihaknya mengucapkan terima kasih pada pihak panti Asuhan YAPI yang telah berkenan dan menerima kunjungan tim alumni Smaker One.

Baca Juga :  Aksi Nyata ALUMNI STMN-2 Kupang Angkatan 90-an

“Disini kami melihat suasana kebatinan anak-anak begitu senang sekali ketika kami datang disini. Ini yang membuat kami terus termotifasi untuk selalu melakukan hal-hal seperti ini’, ungkapnya.

Kedatangan Tim Smaker One disambut dengan gembira. Anak-anak Panti serius mendengar pesan dan kesan dari Tim yang disampaikan oleh Bpk. Jhoni Daud

Ereyne Mayrike Grace Loupatty selaku pengelola panti asuhan YAPI mengaku sangat diberkati Tuhan, kedatangan Bapak-mama disini adalah bentuk kepedulian yang dilihat oleh anak-anak bahwa ternyata ada banyak orang di luar sana yang peduli. Mereka lebih meningkatkan perasaan yang baik, harga diri dan mereka juga merasa diperhatikan.

“Setiap hari disaat kebaktian saya selalu bilang ada begitu banyak orang di luar sana yang menaruh perhatian kepada kalian, kalian tidak sendiri, “ paparnya.

Baca Juga :  Pemprov NTT Tetapkan Tarif Swab Sebesar 900 Ribu Rupiah

Kedatangan tim dari Kupang, kami selaku pengelola dan anak-anak yang ada disini sangat senang, untuk itu kami mengucapkan terima kasih.

Ereyne Mayrike Grace Loupatty menambahkan Panti YAPI Noelbaki dibantu oleh dua Pengasuh yaitu Yusak Fary dan Leonora Fay – Darkay dengan jumlah 32 orang dari yang duduk di bangku SD hingga SMA/SMK, sementara 2 orang anak asuh sedang melanjutkan pendidikan tinggi di Jawa. (**)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment