DESA CAMPLONG II  GELAR TANAM LAMTORO TERAMBA DI ATAS LAHAN SELUAS 356 HEKTAR

Dibaca 436 kali

Faktahukumntt.com – Kabupaten Kupang

[dropcap]P[/dropcap]engembangan pakan ternak Lamtoro dan Teramba lewat revolusi 5P gencar dilaksanakan masyarakat Kabupaten Kupang saat ini. Pakan ternak Lamtoro Teramba bukan hanya dimanfaatkan bagi pemenuhan pakan ternak saja melainkan memberikan juga nilai ekonomis saat bijinya bisa dijual dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Hal ini dibuktikan saat 5 kelompok tani di Desa Camplong II Kecamatan Fatuleu berhasil menjual lebih kurang 3800 kg biji menanam Lamtoro Teramba dan berhasil menanam pakan ternak ini dilahan seluas 356 Hektar.

Ketua Kelompok Talekomonit Daniel Fatutuan menyatakan masyarakat sangat merasakan manfaat dari kegiatan menanam Lamtoro Teramba baik untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan bijinya mempunyai nilai ekonomis yang jika dijual harganya mencapai Rp. 50.000/Kg. Dinyatakannya bersama Kelompok tani lainnya sudah mulai mengembangkan tanaman lamtoro teramba sejak tahun 2015 dan terus dikembangkan hingga kini melalui program revolusi 5 P khususnya dibidang pertanian peternakan. Hal ini disampaikan Daniel saat kegiatan penanaman HMT Lamtoro Teramba di Desa  Camplong II Kecamatan Fatuleu oleh Bupati Kupang Korinus Masneno, Sabtu (1 Februari 2020).

Turut hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkompimda Kabupaten Kupang diantaranya Kapolres Kupang AKBP Aldinan Manurung, Dandim 1604 Kol. Arh. I Made Kusuma Dhyana Graha, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obet Laha, Asisten I Rima Salean, dan pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kupang diantaranya Kepala BKPSDM Guntur Taopan, Kadis Peternakan Yacoba Ludjuara, Kadis Kesehatan Robert Amheka.

Baca Juga :  Bongkar Janji Kampanye Anggota DPRD Sikka Pada Pileg 2019

Lebih lanjut Daniel menyampaikan sangat mendukung gerakan revolusi 5 P yang dicanangkan Pemkab Kupang sehingga bersama masyarakat di Desa Camplong II terus bersemangat mengembangkan pakan ternak ini secara baik. Dinyatakan bahwa Dirinya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Kupang dan jajaran sehingga pada periode Februari 2020 ini siap kembali menanam lamtoro teramba di lahan 60 hektar.

Selain itu jelas Daniel, bersama kelompok tani lainnya yakni KT. Sapu Tani, Tunas Muda, Sanaktuan, Setetes Madu telah memelihara sapi dan telah mengikuti kegiatan inseminasi buatan dengan jumlah sapi mencapai 344 ekor lebih.

Baca Juga :  KPU Provinsi NTT Serahkan APK dan BK Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018

Dirinya berharap lewat pengembangan pakan ternak lamtoro teramba ini akan semakin mensejahterakan masyarakat dan menjadikan camplong II pusat lamtoro teramba.

Bupati Kupang Korinus Masneno sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat masyarakat desa Camplong II dalam mengembangkan pakan ternak Lamtoro dan Teramba. Dijelaskan Masneno bahwa uji coba pertama tanaman Lamtoro teramba dilakukan di Desa Camplong II dan hasilnya sangat memuaskan hingga bisa berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saya bangga Desa ini sudah menanam lamtoro teramba. Apresiasi yang tinggi untuk semangat masyarakat yang tanam dan  tidak berpuas diri sehingga hari ini kembali menanam lamtoro teramba dilahan 60 hektar. Tugas kita Pemerintah adalah hadir bersama masyarakat, memberi motivasi dan menjadi contoh, tentu kuncinya ada pada semangat masyarakat untuk maju dan berhasil,” ungkap Bupati Masneno.

Jika masyarakat sungguh-sungguh giat untuk mengembangkan pakan lamtoro dan teramba akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan pakan ternak dalam upaya meningkatkan kaulitas produksi peternakan sapi sehingga dalam 6 bulan sudah bisa memberikan hasil. Sapi yang diberikan pakan lamtoro teramba 6 bulan akan dapat dijual dengan harga yang baik dan keuntungannya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat baik untuk pendidikan anak, untuk biaya kesehatan, biaya membeli kebutuhan sehari-hari dan lainnya.

Baca Juga :  Dalam Situasi Sulit Pemimpin Harus Punya Empati, kata Gubernur NTT

Lebih lanjut Orang Nomor Satu di Kabupaten Kupang tersebut menjelaskan bahwa Revolusi 5 P bergerak pada potensi yang ada di masyarakat. “kita membangun dari apa yang kita miliki dan dan dapat kita kerjakan. Lamtoro teramba merupakan potensi yang sangat baik untuk kita kerjakan, karena ditanam satu kali dapat dipanen berulang kali dan memiliki nilai ekonomis,” Jelas Masneno.

Dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Kupang untuk terus berkerja dan berusaha membangun diri menjadi lebih baik. Untuk maju, kita perlu berkerja cepat, kerja cerdas dan membangun secara revolusioner dalam 5 Bidang yakni bidang Pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan Pariwisata.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment