John Waleng, Ojek Pangkalan Sebaiknya Bergabung GrabBike

Dibaca 133 kali

Kupang (faktahukumntt.com), Kehadiran Grab sejak Maret 2018 telah memberikan dampak sosial positif kepada mitra pengemudi Grab dan penumpang di kota Kupang. Hal ini dikatakan Plh. Karo Ekonomi Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, John Waleng kepada media ini (7/12/18).

Menurut John Waleng, penggunaan aplikasi Grab baik oleh mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike dinilai sangat membantu dimana pelanggan yang diperoleh lebih banyak dan juga pendapatan yang lebih tinggi.

Keunggulan GrabCar dan GrabBike yakni  memberikan estimasi waktu dan tariff yang lebih baik, memungkinkan penumpang untuk mengetahui tarif (biaya) yang harus dibayar. selain itu, memberikan layanan pelanggan yang lebih cepat terutama aman untuk digunakan oleh seluruh anggota keluarga mereka.

“Pernyataan tersebut menggarisbawahi kepercayaan masyarakat kota kupang (mitra pengemudi dan penumpang Grab) terhadap aplikasi Grab saat ini meningkat. Kepercayaan tersebut tidak hadir begitu saja tetapi didasari adanya nilai tambah yang diberikan dalam hal kualitas tumpangan dan pendapatan yang lebih baik untuk mitra pengemudi”, jelas John Waleng.

Baca Juga :  SUBDEN KBR DEN GEGANA KALTIM MELAKSANAKAN PENGECEKAN LIMBAH PERUSAHAAN DI KOTA BALIKPAPAN

sebagai salah satu penggagas ojek tradisional (pangkalan) yang ada di Kota Kupang John Waleng menghimbau agar teman-teman yang berprofesi sebagai ojek tradisional (pangkalan) sebaiknya segera bergabung dengan grab bike.

Hal ini dikatakannya mengingat masyarakat kota Kupang saat ini lebih banyak menggunakan jasa Grab melalui aplikasi Grab. Hanya satu klik saja di android mitra pengemudi tiba di lokasi dalam waktu singkat.

“Saya yakin pendapatan ojek pangkalan semakin baik jika bergabung menjadi mitra pengemudi Grab”, ungkap John Waleng.

Baca Juga :  PKD Mapala NTT Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Lembata

 

 

 

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment