Kepala Desa Bone Sampaikan Klarifikasi Hasil Seleksi Pemilihan Perangkat Desa Yang Bermasalah

Dibaca 582 kali

Penulis : Frans Tallan

Faktahukumntt.com – SoE, KAB. TTS

Penyampaian klarifikasi disampaikan langsung oleh kepala desa Nehemia Tunu terhadap pengaduan salah satu peserta seleksi yang merasa tidak puas terhadap keputusan yang diambil oleh pemerintah desa

Marista Nautani yang pada waktu penerimaan awal melamar sebagai perangkat desa dan mengikuti semua tahapan seleksi mengadukan sikap pemerintah desa yang seolah – olah mengabaikan haknya

“Saya mengikuti semua tahapan seleksi kemudian setelah itu dan pengumuman hasil, nilai mentah saya tidak diberikan. Saya sampai beulang kali menemui kepala desa untuk memintanya tapi tidak digubris. Ini ada apa?,” Urainya dengan nada kesal

Karena beranggapan bahwa pengadu tidak kooperatif terhadap pemerintah desa sehingga terjadi hal seperti itu

Baca Juga :  Ratusan Warga Memadati Alun-Alun Engku Puteri Batam Menyaksikan Proses Terjadinya Gerhana Matahari

Marista menceritakan sejumlah kejanggalan yang ia temui dalam proses seleksi perangkat desa yang kemudian dituangkan dalam isi surat pengaduan

Pengadu merasa bahwa akibat dari kesalahan penetapan akan mengacu pada hasil seleksi perangkat desa dan sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa akan ditetapkan sesuai urutan nilai tertinggi

Bertempat di kantor desa bone (26/8) camat amanuban tengah melakukan mediasi untuk penyelesaian karena jika lambat dalam pelantikan maka akan berdampak pada anggaran dana desa tahun ini

Dalam penyampaian klarifikasi sempat memanas keadaan karena para peserta seleksi perangkat desa yang tidak diakomodir mempertanyaan beberapa hal yang dinilai tidak masuk akal dan menyalahi aturan

Baca Juga :  Masyarakat NTT Terus Menunggu Aksi Nyata Para Pejabat Membangun NTT

“Kronologi persoalan adalah tentang kesalahan administrasi dan juga penetapan menyalahi aturan sehingga kami menolak diadakanya pelantikan. Jika pelantikanya tetap berjalan tanpa ada penyelesaian maka kami akan tempuh jalur lain untuk mengusut kasus ini,” Tambah Marista

Camat Wilhelmus Boimau kepada pers mengaakan bahwa pelantikan belum bisa dilakukan karena harus lebih dulu menyelesaikan persoalan yang ada

“Pemerintah desa harus lakukan tanggapan balik terhadap surat resmi penolakan penetapan perangkat desa oleh para pengadu kemudian dalam penetapannya harus sesuai perengkingan nilai hasil tes karena itu sudah ditetapkan dalam regulasi daerah,” Tutur Boimau

Baca Juga :  Rapat Paripurna Tutup Sidang I dan Buka Sidang II

Kepala Desa Tunu dalam klarifikasinya menyatakan akan menyikapi semua pengaduan yang diterima untuk melakukan evaluasi terkait penetapannya dan mengeluarkan penetapan baru yang akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment