Miris..! 276 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kupang, 25 Orang Meninggal Dunia

Dibaca 461 kali

Fsktahukumntt.com.-Oelamasi Kab. Kupang

[dropcap]H[/dropcap]ari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Kupang dirayakan di Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Senin, (16/12).

Acara bertemakan “Bersama Masyarakat Meraih Sukses” itu digagas oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Gerakan Masyarakat Hidup Aehat (GERMAS), dan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kupang.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe sekaligus membuka kegiatan tersebut. Selain itu, hadir pula Kapolsek Kupang Tengah, pimpinan OPD lingkup Pemkab Kupang, para Camat dan Kepala Desa serta pemerhati, komunitas dan Pegiat HIV/AIDS.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe / Foto: Bagian Humas Setda Kabupaten Kupang

Yesai Lanus selaku Ketua Panitia pelaksana dalam laporannya menguraikan pelaksanaan hari AIDS sedunia dilaksanakan setiap tanggal 1 Desember merupakan suatu momentum penting dan strategis dalam rangka, upaya memantapkan komitmen sekaligus untuk memperkuat sinergi dari semua komponen bangsa.

Sinergitas ini dibangun untuk bersama-sama melakukan berbagai program penanggulangan AIDS termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghindari berbagai perilaku yg beresiko, yang menyebabkan tertularnya HIV/AIDS.

Baca Juga :  SAMBANGI KANTOR WALI KOTA KUPANG, KEMENKUMHAM RI KENALKAN "JDIH"

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe di awal sambutannya menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang melaksanakan acara tersebut di pantai Sulamanda.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe berama Wartawan Kab. Kupang/Foto: Bagian Humas Setda Kabupaten Kupang

Politisi Partai Golkar ini, mengingatkan agar Pantai Sulamanda dijadikan tempat wisata yang bisa mencegah AIDS bukan sebagai tempat tertularnya AIDS.

Terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Mata Air, karena Desa Mata Air dinilai tanggap dan tangkap terhadap Bursa Inovasi Desa dan juga program 5P yaitu pariwisata.

Wabup Kupang juga membeberkan data HIV/AIDS dari Provinsi NTT yang menyebutkan, hingga September 2019 terdapat 6.554 kasus. Khusus di Kabupaten Kupang berjumlah 276 kasus dan menduduki urutan ke 11 dari 22 Kabupaten/Kota se – NTT.

Baca Juga :  Bupati Kupang Tegaskan Keterbukaan Informasi Publik Itu Kebutuhan, Tak Ada Rumus Sembunyi informasi

Dari total tersebut, penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia sebanyak 25 kasus, serta terbanyak pada kelompok usia (15-49 thn). Prosentase tertinggi adalah penyebaran pada ibu rumah tangga dengan jumlah 80%.

Atas dasar itu Wakil Bupati Jerry Manafe meminta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk memanfaatkan dana desa dengan membentuk Warga Peduli Aids (WPA) sebagai koordinator penanggulangan AIDS di tingkat Desa, Kecamatan dan Kelurahan dibawah koordinasi Komisi Penanggulangan Aids (KPA).
Dirinya menghimbau kepada KPA Kabupaten Kupang agar perlu juga mencari cara atau formulasi yg tepat sehingga masyarakat tidak takut, tidak malu pada saat diminta untuk melakukan tes darah.

“Sebab deteksi awal dan pencegahan dini sangat penting mulai dari diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat,” jelas Manafe.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini juga mengharapkan agar setiap puskesmas memberikan pelayanan konseling dan tes HIV termasuk sarana dan prasarana yg mandiri.

Baca Juga :  Gubernur Laiskodat : NTT Menjadi Contoh Kehidupan Bertoleransi di Indonesia*

“Dukungan psikologis, dukungan sosial dan dukungan lainnya sangat diperlukan bagi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), sebab mereka juga memiliki hak dasar sebagai manusia dan sebagai warga Negara tanpa stigma dan diskriminasi,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia meminta kepada semua unsur terkait dalam upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan virus berbahaya ini di wilayah Kabupaten Kupang, dapat tercapai 3 zero pada tahun 2030 yaitu zero infeksi baru HIV, zero kematian akibat AIDS dan zero stigma dan diskriminasi.

“Marilah bergandeng tangan, bersama-sama gotong royong melakukan langkah-langkah aktif dalam pencegahan penularan HIV/AIDS seperti menjauhi faktor-faktor resiko tertular virus HIV/AIDS,” ajak Wabup Jerry Manafe.
(Sumber: Humas Setda Kab. Kupang)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment