Pelantikan Badan Pengurus TP PKK Tingkat RT-RW Se Kelurahan Naikolan

Dibaca 226 kali

TP-PKK Kelurahan Naikolan mengadakan acara syukuran bersama sekaligus pelantikan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP – PKK) tingkat RT dan RW se-Kelurahan Naikolan. Kegiatan ini diadakan di Aula Kantor Lurah Naikolan, Kamis (14/2).

Lurah Naikolan, Melkisedek Tasrap, S.Sos, kepada media mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini diadakan sebagai pernyataan syukur atas penyertaan Tuhan selama tahun 2018.
“Kami dari Kelurahan Naikolan dan semua stakeholder yang ada mau menyatakan syukur kepada Tuhan atas penyertaan Tuhan selama tahun 2018,” kata Tasrap.

Bagi para pengurus TP-PKK yang baru saja dilantik, Tasrap berharap agar mereka menjadi penggerak di tingkat RT dan RW dan bisa menjalankan sepuluh program PKK. Ia pun berharap agar seluruh lapisan masyarakat bekerja bersama membangun Kelurahan Naikolan.

“Saya berharap ke depan naikolan semakin maju, kebersamaan terus terpupuk dengan baik, kebersihan terjaga, dan Naikolan semakin sejahtera. Pasti ada kendala tapi dengan bekerja bersama semua itu dapat teratasi,” harap Tasrap.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Kepala Bagian Humas Kabupaten Kupang

Tasrap juga memohon agar Kelurahan Naikolan mendapat sentuhan dari pemerintah Kota Kupang. “Kami berharap ada sentuhan dari pemerintah dalam pembangunan kelurahan naikolan. Seperti lampu jalan 200 unit, tembok penahan kali, dan pembangunan jalan hotmix sekitar 2km,” ungkap Tasrap penuh harap.

Menjawab permasalahan sampah, mengingat Kota Kupang juga menjadi salah satu kota terkotor di Indonesia, pihak kelurahan melakukan beberapa langkah positif. Tasrap menjelaskan bahwa kelurahan telah memberikan himbauan tentang menjaga kebersihan dan melakukan aksi nyata berupa kerja bakti bersama di tiap RT.

“Kami dari kelurahan sudah mengupayakan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat berupa himbauan untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu juga secara nyata kami membuat jadwal kegiatan untuk kerja bakti yang namanya Jumat Bersih di tiap RT,” jelas Tasrap.

Baca Juga :  Lantik 39 Pejabat Lingkup PEMKAB Kupang, Bupati Masneno: Jadilah ASN yang Profesional

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara kegiatan, Tuty Masangpati Parera menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan budaya masyarakat Kelurahan Naikolan.
“Kegiatan ini adalah budaya kami. Budaya untuk bersyukur bersama selalu kami buat dengan menjunjung nilai toleransi,” kata Tuty.

Lanjut Tuty, melalui PKK, masyarakat diberdayakan dan mendapat banyak hal positif dalam membangun hidup bersama.
“Melalui PKK, masyarakat diperkuat bagaimana memberdayakan dan mereka harus berdaya juga. Sehingga harus dibentuk, disosialisasikan 10 program PKK, disampaikan bagaimana kita bisa berperan untuk bersama-sama hidup berdampingan yang baik, menjaga lingkungan yang baik, dan membangun toleransi yang baik,” jelas Tuty.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam membangun Kelurahan Naikolan.
“Saya berharap agar semua komponen dapat bersama-sama mewujudkan visi-misi kelurahan. Kita bersama-sama membangun kelurahan ini,” kata Tuty.

Baca Juga :  Sekda Obet Laha Serahkan Hewan Kurban di Masjid AL FALAH Tarus

Ketua TP-PKK Kelurahan Naikolan, Yohana Tasrap saat diwawancarai media menyampaikan bahwa kegitan PKK sendiri harus dimulai dari bawah. PKK bekerja bersama pihak kelurahan membangun dan memberdayakan masyarakat.

“Kegiatan PKK sendiri harus digerakkan dari bawah, dimulai dari tingkat RT dan RW. Bersama Kelurahan kita bergerak bersama membangun dan memberdayakan masyarakat,” kata Yohana.

Yohan berharap agar apa yang belum maksimal dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, dapat lebih ditingkatkan pada tahun 2019 ini.

Turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, para ketua RT/RW, Ketua LPM, Ketua TP-PKK dan anggota, Ketua Karang Taruna, Ketua Dasawisma, Ketua Posyandu Balita dan Lansia, Ketua Kelurahan Siaga, Ketua Forum Anak, Ketua Pustu, para Tokoh Masyarakat dan Agama, dan para Ketua dan Sekretaris TP-PKK tingkat RT/RW se-Kelurahan Naikolan.(Misa)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment