Selesai Rapid Test, Kedua OTG Asal Nagekeo Dinyatakan Non Reaktif

Dibaca 63 kali

Faktahukumntt.com – NAGEKEO

Berdasarkan informasi dari Humas posko covid – 19 kabupaten Nagekeo, Sabtu 25 April 2020, dua warga Nagekeo berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) menyelesaikan masa karantinanya selama14 hari.

Keduanya menerima Rapid Test Kedua, dengan hasil non reaktip.

Untuk di ketahui, Keduanya adalah penumpang KM Lambelu yang beberapa waktu lalu sandar di pelabuhan Maumere.

Status OTG disandang keduanya karena punya riwayat kontak langsung dengan orang terpapar covid yakni 26 ABK KM Lambelu yang dinyatakan positip Covid-19.

Selama isolasi, keduanya melakukan karantina terpusat di Puskesmas Nangaroro dan Puskesmas Boawae.

Baca Juga :  Puskesmas Oekabiti Menuju Akreditasi

Keduanya dibolehkan pulang ke tempat masing-masing di Raja dan Nangaroro, setelah dinyatakan sehat oleh tim gugus tugas pencegahan dan penanganan covid – 19 kabupaten Nagekeo.

Humas posko covid – 19 Nagekeo, Silvester Teda Sada mengucapkan Terima kasih kepada keduanya yang dengan sabar dan rela, membiarkan diri ditangani dalam status OTG, dengan penanganan khusus selama masa karantina 14 hari di puskesmas masing-masing.

Iajuga mengucapkan Terima kasih kepada dukungan keluarga keduanya dan mengapresiasi dan memberi hormat kepada para dokter, petugas kesehatan, relawan dan segenap anggota gugus tugas cegah Covid-19 Nagekeo dari kabupaten hingga kecamatan dan desa.

Baca Juga :  Dandin 1207/BS Kunjungan Kerja Ke Koramil 05/SR

Sil Teda berharap, meski kedua OTG telah sehat dan non reaktip menurut hasil rapid test covid-19, semua warga diminta untuk tetap mentaati dan disiplin menjalani protokol kesehatan cegah covid-19. (Pfb)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment