Aliansi Kiansantang Purwakarta Akan Lapor Polisi, Terkait Adanya Lelang di BNI Yang Merugikan Negara Milyaran

Dibaca 1.3K kali Reporter : Gusdin verified

Purwakarta, faktahukumntt.com – 23 Januari 2021

Aliansi Kiansantang Purwakarta (AKP) menemukan dugaan kejanggalan saat pandemi Covid-19 pada 9 September 2020. Dimana di KPKNL Puwakarta melakukan pengadaan lelang  aset kurang 3.9 hektar milik PT Bagus Abdi Bangsa (BAB), yang terletak di Jalan Raya Sadang Subang KM 9 Kelurahan Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, dengan tidak wajar.

“Nilai kredit tertunggak sebasar 65 milyar ini. Malah mereka (red-KPKNL Puwakarta) melelang tanah jauh di bawah nilai kredit, dengan cuman seharga 16 atau 20 Milyar saja,” terang H. Elan Sofyan, Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Purwakarta, selaku Kordinator Aliansi Kiansantang Purwakarta (APK), pendamping dari pihak PT. BAB, melalui rilisnya, Sabtu (23/12/2021).

Menurutnya, pihaknya tidak mengetahui dan tidak diberitahu kapan dan berapa nilai lelang-nya. Tetapi barang sudah ada penyitaan, barang sudah ada pembeli. (red-pemiliknya tidak pernah mengetahui pada saat lelang kapan, harga nya juga tidak tau).

Baca Juga :  Gubernur Anies Baswedan Ikuti Lewat Tahlil Kebudayaan Bersama Seniman dan Budayawan

“Jadi ini lelang yang kucing-kucingan dan ada dugaan rekayasa. Sehingga diduga sengaja menguntungkan dan memperkaya diri sendiri atau orang lain. Bahkan, herannya lagi sertifikat sudah dibalik nama, hanya sepihak dan hutang masih tetap seperti semula,” jelas H. Elan.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment