Ansy Lema Mengkritik Pengrusakan Hutan Bowosie di Manggarai Barat 

Dibaca 851 kali Reporter : */YB verified

Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si., Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan

JAKARTA, faktahukumntt.com – 28 Agustus 2021

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si atau Ansy Lema secara tegas mengkritik pembabatan berhektar-hektar hutan teregister RTK 108 Bowosie, di Desa Nggorang-Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Ansy menilai, pembabatan yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) merusak hutan Bowosie sebagai sumber mata air bagi masyarakat Labuan Bajo.

Kritik tegas politisi muda PDI Perjuangan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kamis, (26/8/2021).

“Kami mendapat kiriman foto, video dan berita pembabatan Hutan Bowosie. Pembabatan berhektar-hektar hutan dilakukan KLHK-Kemenparekraf untuk lokasi proyek pembibitan kayu dan buah-buahan. Pohon-pohon ditebang dan vegetasi lokal dibabat tanpa peremajaan (penanaman),” ujar Ansy Lema.

Baca Juga :  Manfaatkan Konektivitas Teknologi 5G untuk Perluasan Ideologi Pancasila dengan Cara Baru Luar Biasa

Ancaman Krisis Air Bersih

Menurut Ansy, pembabatan hutan Bowosie adalah kabar buruk bagi masyarakat Labuan Bajo. Karena lokasi penebangan hutan sangat dekat dengan lokasi mata air di Hutan Bowosie. Hutan Bowosie adalah harapan satu-satunya wilayah tangkapan air di Labuan Bajo untuk keperluan air bersih dan pertanian. 14 mata air yang banyak dipakai langsung oleh masyarakat Labuan Bajo, banyak yang sudah kering total, dan bahkan sudah mati aliran airnya. Penghancuran pohon semakin melemahkan kemampuan hutan untuk menangkap air.

Baca Juga :  *Demokrat: Memalukan! Gerombolan KSP Moeldoko Diduga akan Selenggarakan HUT Ilegal Atasnamakan PD di Banten*
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment