Buat Gebrakan di Awal Tahun, Kelompok Milenial Sanjung KPK

Dibaca 4.4K kali Reporter : DK verified

“Operasi tangkap tangan (OTT) ini merupakan kelanjutan dari kasus tertangkapnya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang berkaitan langsung dengan dugaan korupsi dalam persoalan perihal penerimaan janji ataupun hadiah pengadaan barang dan jasa, serta lelang jabatan yang inisiatori oleh Pemkot Bekasi,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan Ketua KPK, Firly Bajuri, Syahrul turut menjelaskan bahwa penangkapan ini diawali oleh adanya laporan dari warga sekitar terkait akan ada penyerahan sejumlah uang dari Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Bekasi MB kepada Wali Kota Bekasi

Baca Juga :  Penyesatan Mafia Alutista

“Perihal motif awal penangkapan terhadap tersangka, dimulai ketika adanya laporan dari warga bahwa akan ada penyerahan uang terhadap Wali Kota Bekasi di rumah dinas Wali Kota. Saat keluar dari rumah itu, tim KPK langsung melakukan operasi tangkap tangan dan menggeledah rumah dinas Pepen,” tandasnya

Perihal jumlah uang yang berhasil disita, Syahrul menyebut terdapat 5,7 miliar berupa uang tunai dan buku rekening.

“Total KPK berhasil menemukan ada Rp 5,7 miliar berupa uang tunai dan buku rekening yang diterima Pepen dari anak buahnya terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan,” pungkas Syahrul

Sebelumnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment