Diduga Tenggelam di Perairan Namrole, Keluarga Jufri Lubalu Mengadu ke Pemdes Manusak

Dibaca 332 kali

OELAMASI, faktahukumntt.com – 17 Juli 2022

Mariana Pelandou (60) warga Dusun II Tatelek RT/04 RW/02 Desa manusak, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur akhirnya mengadukan kehilangan anaknya, Jufri Lubalu (30) ke Pemerintah Desa Manusak, Kamis 14 Juli 2022

Dihadapan Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes, Bhabinkamtibmas Bripka Finsen dan wartawan media ini, Mariana membenarkan, anaknya Jufri Lubalu hilang dan belum diketemukan setelah kapal penangkapan ikan asal Jakarta bernama Intan Fortuna milik PT Starindo yang membawa serta 16 kru di dalamnya termasuk Jufri Lubalu tenggelam di sekitar perairan Namrole, Ambon pada 29 Juni 2022 lalu.

Informasi hilangnya Jufri Lubalu dan tiga orang temannya akibat kapal tenggelam ini, Jelas Mariana, ia peroleh dari Nixson Amalo, saudara sepupu Jufri Lubalu, salah satu dari 12 korban selamat dalam insiden tenggelamnya kapal ikan Intan Fortune tersebut.

Baca Juga :  Politik Cermin; Sistematisasi Kebobrokan BUMN

“Anak saya, Jufri Lubalu merantau cari kerja di Jakarta tahun 2019. Rencananya mau cari kerja di kapal-kapal luar negeri tapi karena pandemi Covid-19 tertunda. Untuk bertahan hidup di Jakarta terpaksa dia (Jufri Lubalu) dan Nixon Amalo cari pekerjaan lain dan melamar di perusahaan kapal ikan Intan Fortuna milik PT starindo Jaya yang pengurus kapal ikan tersebut bernama Aswin”, ujar Mariana

ads
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment