GMPI Dukung Kejari Sorong, Ungkap Kasus Korupsi Realisasi Belanja dan Jasa ATK di BPKAD

Dibaca 246 kali Reporter : Gus Din verified

Roger Melles Ketua Umum Gerakan Muda Papua Indonesia (GMPI)

Jakarta, faktahukumntt.com – 22 Januari 2021

Roger Melles Ketua Umum Gerakan Muda Papua Indonesia (GMPI) mendukung upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong melakukan proses hukum dugaan korupsi pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan barang cetakan di BPKAD Kota Sorong tahun 2017. Dimana Kejari Sorong kembali memanggil Kepala BPKAD, Hanok Talla dan Petrus Nauw, mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) periode 2014 – 2019 untuk pemeriksaan sebagai saksi.

“Demi penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi, kami GMPI mendukung Kejari mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang ada di Kota Sorong. Tetap dengan asas praduga tak bersalah. kami berharap Kejari bekerja secara profesional dan transparan dalam pengungkapan kasus korupsi tersebut,” kata Roger Melles Tokoh Muda Papua ini melalui rilisnya, Kamis (21/01/2020) di Jakarta.

Menurutnya, dengan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti oleh Kejari Sorong, terkait dugaan tindak pidana korupsi ATK  dan Cetak pada BPKAD Sorong tahun anggaran 2017. Diharapkan fakta-fakta hukum terkuak dan terungkap secara nyata, sehingga bisa dibawah ke tingkat dakwaan dipersidangan.

Baca Juga :  Hadapi Dampak Covid-19, Presiden: Tidak Boleh Pesimistis, Hadapi dengan Kerja Keras

“Pengungkapan kasus korupsi ini, menjadi gambaran positif atas kinerja Kejari Sorong. Semoga bisa terungkap semuanya fakta-fakta hukum, agar para pejabat yang terlibat korupsi bisa dihukum sesuai perbuatannya,” tandas Roger Melles yang juga Ketua Umum DPP Partai Perjuangan Nasional Demokrat (PPND) ini.

Beberapa Mantan Anggota Dewan dan Kepala BPKAD Dipanggil Kejari Sorong

Sebelumnya, Senin (18/1/2021), Kejaksaan Negeri Sorong kembali memanggil Kepala BPKAD, Hanok Talla dan Petrus Nauw, mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) periode 2014-2019 untuk diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga :  Presiden Bank Dunia Minta Negara Lain Contoh Indonesia Dalam Atasi Masalah Stunting

Mereka tiba di kantor kejaksaan negeri Sorong, salah satunya Hanok Talla langsung menuju ruangan bagian tindak pidana khusus (Pidsus) untuk dimintai keterangan oleh Kasi Pidsus Kejari, Khusnul Fuad.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment