Inilah Penjelasan Bey Machmudin Soal Kehadiran Bupati Minahasa Selatan ke Istana

Dibaca 654 kali

Faktahukumntt.com – Jakarta, Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyampaikan keterangan pers di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10) siang.

Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Tetty Paruntu, mengejutkan wartawan saat tiba-tiba datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10) pagi, di tengah dipanggilnya sejumlah tokoh oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi posisi-posisi menteri.

Terkait hal itu Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin memberikan penjelasan, bahwa betul Presiden Jokowi memang betul memanggil beberapa calon menteri dari mulai Mahfud MD hingga Airlangga Hartarto.

Juga ada Tety Paruntu, yang merupakan usulan dari Partai Golkar.

Baca Juga :  LaNyalla Mattalitti Bicara Pancasila Sebagai Falsafah dan Way Of Life Merawat Bangsa Indonesia

“Nah tadi di dalam beliau menunggu dulu Pak Airlangga setelah bertemu dengan Pak Airlangga, beliau langsung kembali meninggalkan istana lewat samping.

Tadi tidak sempat bertemu dengan Bapak Presiden,” kata Bey kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10) siang. Bey menegaskan, bahwa Tety Paruntu tidak bertemu dengan Presiden Jokowi.

Ketua DPD Partai Golkar Sulut itu hanya bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, setelah itu langsung meninggalkan Istana.

“Jadi tidak bertemu dengan Presiden,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Meresmikan Terowongan Nanjung, Ini Manfaatnya!

Karena tidak bertemu dengan Presiden, Bey tidak secara langsung menyebut bahwa Tety Paruntu bukan calon menteri. “Ya karena tidak bertemu, ya tidak jadi bertemu.

Jadi semua yang bertemu dengan teman-teman tadi adalah setelah bertemu dengan Presiden dari mulai Pak Mahfud MD, Pak Nadiem, Pak Wishnutama, Pak Erick Thohir dan terakhir Pak Airlangga,” terang Bey.

Mengenai apakah diundang ke Istana, Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden itu kembali menegaskan, bahwa Tety memang bertemu dengan Pak Airlangga di dalam. Tetapi setelah itu dia meninggalkan Istana. (BM/Dewa Aruna)

Baca Juga :  Syafrudin Budiman Tokoh Relawan Jokowi Dukung Ganjar Pranowo, Pilih Puan Maharani Bikin Kadrun Berkuasa

 

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment