*Kelompok Milenial Dukung Upaya Hukum Mati Tiga Personel TNI terkait Kasus Kecelakaan di Negreg*

Dibaca 371 kali Reporter : DK verified

“Mereka bertiga telah melakukan pelanggaran berlipat, yaitu UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya, antara lain Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) dan Pasal 312 dengan ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun), ditambah lagi mereka berusaha untuk mengelak,” tambahnya.

Selain itu, Arif juga menyinggung perihal ditemukannya jasad dua korban di kawasan Sungai Serayu pada Sabtu (11/12) yang dilaporkan oleh Polda Jawa Tengah.

“Dua jasad yang ditemukan di kawasan Sungai Sarayu itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan para korban kecelakaan di Nagreg, namun korban tersebut dikabarkan hilang setelah mengalami kecelakaan, itu kan aneh, sampai akhirnya pihak kepolisian dari Kapolda Jawa Tengah melaporkan perihal penemuan dua mayat yang hilang tersebut,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peristiwa tabrakan yang terjadi di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu (8/12) tersebut diketahui melibatkan dua orang remaja yang menjadi korban tewas, yakni Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

Baca Juga :  Dubes Palestina Berterima Kasih Kepada Pers Indonesia
Sebelumnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment