*Kelompok Milenial Tegaskan Bahwa KPK Tidak Terlibat Politik*

Dibaca 1.4K kali Reporter : DK verified

JAKARTA, faktahukumntt.com – 10 Januari 2022

Tuduhan dari putri kandung Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari, yang menilai operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap ayahnya adalah pembunuhan karakter mendapatkan tanggapan dari pelbagai pihak.

Tanggapan tersebut salah satunya disampaikan oleh Syahrul Ramadhani selaku Koordinator Bidang Keuangan dan Anti-Korupsi, Penggerak Milenial Indonesia (PMI). Menurut Syahrul, tangkap tangan oleh KPK murni bertujuan untuk memutus korupsi dan tidak berhubungan dengan praktik politik.

“Ditangkapnya Wali Kota Bekasi oleh KPK murni karena faktor adanya dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Bekasi dalam persoalan perihal penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik ataupun keterlibatan KPK dalam persoalan politik,” ujar Syahrul kepada wartawan pada, Senin (10/1).

Baca Juga :  DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Pengawasan, Terhadap Tambang Liar atau Illegal Mining

Sejalan dengan pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri, Syahrul menegaskan bahwa KPK adalah lembaga independen yang tidak berafiliasi dengan instansi apapun, termasuk di dalamnya lembaga politik.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment