PSI Berani Melawan Intoleran Demi NKRI Tetap Utuh

Dibaca 169 kali

FAKTAHUKUMNTT.Com-Kupang, NTT–Partai solidaritas Indonesia merupakan partai nasionalis yang berani berjuang melawan intoleran dan memperjuangkan hak–hak dari kaum minoritas, apapun risikonya.

“PSI tidak gentar menghadapi risiko dan terus berjuang bersama rakyat demi persatuan dan kesatuan Bangsa,”ungkap Grace Natalus, Ketua Umum PSI saat melakukan kampanye dialogis di Kota Kupang, yang berlangsung di grand mutiara, senin (8/4/2019).

Ketua Umum PSI, Grace Natalie dalam kampanye dialogis mengatakan bahwa, PSI melakukan sesuatu yang belum pernah di lakukan oleh partai mana pun yaitu tidak mencalonkan satupun mantan korupsi. Dengan tidak mencalonkan mantan Koruptor Partai PSI yakin bahwa perjuangan akan hak–hak dari kaum minoritas dapat terlaksana, dan hal ini merupakan nilai dasar dari perjuangan partai solidaritas Indonesia.

Memang selama ini terkadang masyarakat terpaku dan terbiasa dengan narasi yaitu minoritas selalu mengalah atau dikalahkan oleh mayoritas, yang sedikit harus ikut yang banyak. Ini terus berjalan sekian tahun tanpa ada kecaman dan penolakan dari partai – Partai politik.

Baca Juga :  Apresiasi Kerja Gubernur Tangani Covid-19, Presiden: Ajak Aparat Lain Bekerja ‘Extraordinary’

Persoalan ini sudah terjadi selana puluhan tahun dan semua partai politik memilih diam. Oleh sebab itu PSI harus berani mengedukasi agar NKRI tidak menjadi pecah.

”Bro dan sist kita harus edukasi lagi negara ini karena intoleransi dalam jangka panjang akan membuat NKRI pecah, memang perjuangan ini banyak resiko tapi ini menjadi dasar perjuangan PSI untuk memperjuangkan hak–hak minoritas,” ungkap Grace

Grace Natalie kembali mengajak generasi muda yang tergabung di partai solidaritas Indonesia agar Bersama berjuang mendukung Joko widodo supaya kembali menjadi Presiden Indonesia sebagaimana yang diharapkan Joko widodo, NTT target minimal menang 80 persen.

Baca Juga :  Sekber Pemuda Indonesia Dukung Pemerintah Sosialisasikan UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020

Sementara itu Ketua DPW Partai solidaritas Indonesia NTT, dr. Christian widodo menyampaikan, melalui politik kita dapat mempunyai tiga sumber daya antara lain, sumberdaya manusia dan aparatur sipil negara, sumberdaya kebijakan regulasi, dan sumberdaya anggaran. Apabila ketiga sumberdaya ini digunakan dengan sebaik–baiknya maka pasti politik akan menjadi sebuah profesi yang mulia.

Ketua DPW PSI NTT yang juga berprofesi sebagai dokter mengungkapan bahwa lewat politik kita dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

”Dan hanya di partai solidaritas Indonesia, anak – anak muda diberi tempat yang layak untuk ikut memperjuangkan nilai–nilai kebenaran,” jelas christian

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Labuan Bajo

Christian Widodo selaku ketua DPW PSI NTT memberi dukungannya dan juga menyampaikan serta mengajak seluruh pendukung partai solidaritas dan anak – anak muda agar dapat memilih pemimpin yang selalu mendengar suara rakyat bukan pemimpin yang mau di dengar, memilih pemimpin yang jujur, sederhana dan terus berkerja.

”kami butuh pemimpin yang senantiasa mendengar suara rakyat bukan pemimpin yang pandai beretorika supaya didengar, melainkan pemimpin yang memberi bukti bukan ambisi, ” tegas Chritian .
(Misa)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment