Penulis : Josse

JAKARTA, faktahukumntt.com – 22 Maret 2022

Kelangkaan minyak goreng di pasaran, berdampak pada kenaikan harga minyak goreng 2-3 kali lipat. Meski Pemerintah sudah melakukan berbagai kebijakan seperti pengaturan batas kuota ekspor sawit kelangkaan minyak goreng di pasaran tetap terjadi.

Menyikapi hal tersebut Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan meminta agar dilakukan pengaturan distribusi minyak goreng secara ketat dan konsisten.

Pernyataan Kepala BIN tersebut diafirmasi oleh M. Adhiya Muzakki, selaku Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI). Adhiya menilai, konsistensi pelaksanaan dan pengawasan distribusi minyak goreng di lapangan bertujuan untuk memastikan turunnya harga ke level wajar.

“Sepakat dengan Kepala BIN, kita perlu untuk konsisten dalam mengawasi distribusi minyak goreng, dengan tujuan agar produsen memilih mendistribusikan produknya di pasar lokal serta harganya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” papar Adhia saat jumpa pers, pada Senin (21/3).

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.