Wakil Ketua KPK: Berantas Korupsi Melalui Peningkatan Capaian MCP, Wagub NTT: Butuh Komitmen Yang Kuat 

Dibaca 197 kali Reporter : ***/Iin verified

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 20 Oktober 2022

Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Alexander Marwata meminta Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kota se-NTT untuk meningkatkan capaian MCP (Monitoring Center For Prevention). Karena sistem ini merupakan salah satu bentuk pengendalian internal dan merupakan faktor penting untuk pemberantasan korupsi di daerah.

Perbaiki sistem tata kelola pemerintahan daerah melalui MCP. Mohon ini betul menjadi perhatian. Di Provinsi NTT masih ada daerah yang capaian MCP-nya 6,9 persen tahun 2020 dan meningkat di tahun 2021 menjadi 8,72 persen. Secara rata-rata, sebagian besar daerah kabupaten/kota masih di bawah 50 persen. Padahal target nasionalnya di angka 75 persen. Baru Pemerintah Provinsi NTT yang capaian MCPnya 82,64 persen.

“Mohon pa (Bapak,red) Wakil Gubernur ikut memonitor keadaan MCP tiap-tiap daerah tingkat dua, supaya daerah-daerah yang masih di angka 8 persen, 14 persen atau di bawah 50 persen meningkat MCP nya,” kata Alexander Marwata saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Wilayah Provinsi NTT di Kupang, Rabu 19 Oktober 2022.

Baca Juga :  HUT ke-70 GPIB: Pemuda Gereja Provokator Damai

Menurut Alex, MCP sebetulnya bisa menjadi referensi untuk penilaian sistem tata kelola pemerintahan daerah. Dibutuhkan koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan MPC ini seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) maupun Aparat Penegak Hukum. KPK tidak mungkin bisa bekerja sendiri.

Comment