Lawan Penipuan Layanan Keuangan Digital, Taiwan Perkuat Kerja Sama Internasional

Dibaca 375 kali Reporter : Li Hsi-ho verified

Oleh: Li Hsi-ho

TAIWAN, faktahukumntt.com – 19 Oktober 2022

Internet berperan besar di kehidupan sehari-hari pascapandemi. Bekerja, belajar, berbelanja atau melakukan transaksi lain secara online telah menjadi hal yang biasa.

Namun, layanan keuangan digital yang telah berkembang dari kegiatan ini menjadi target yang mudah bagi organisasi kriminal dan membuat investigasi kriminal bagi kepolisian menjadi semakin rumit.

Pada 2021 Taiwan melaporkan kerugian terkait penipuan sebesar NT$5,61 miliar (setara US$186 juta) yang menunjukkan bahwa penipuan telah merusak pembangunan ekonomi nasional secara serius. Penipuan ini telah memberikan tantangan yang besar kepada negara-negara di seluruh dunia.

Baru-baru ini jenis penipuan menjadi lebih beragam dan kompleks, dan metode penipuan telah berinovasi. Penipuan cryptocurrency yang baru-baru ini terjadi telah menghebohkan publik karena para korban menderita kerugian besar.

Baca Juga :  Produk Petani Milenial Pemerintah Kabupaten Manggarai Harus Ada Kepastian Pasar
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment