Lunturnya Rasa Kecintaan Rakyat Indonesia Terhadap NKRI.?

Dibaca 165 kali Reporter : Wetmen Sinaga, S.E., S.H., M.H. verified

Wetmen Sinaga, S.E., S.H., M.H.

Penulis : Wetmen Sinaga, S.E., S.H., M.H., (Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Jakarta)

OPINI, faktahukumntt.com – 23 Mei 2021

Dengan melihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini di Negara Republik Indonesia, yang selalu membahas tentang permasalahan yang terjadi di Negara lain khususnya permasalahan yang terjadi saat ini oleh dan antara ISRAEL dengan PALESTINA, dimana banyak anak bangsa yang memberikan analisa-analisa dan pandangan yang menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia harus mengambil sikap terhadap permasalahan kedua negara tersebut.

Sementara permasalahan yang terjadi di Negara Indonesia, secara khusus tentang kondisi di Papua, yang telah banyak menelan korban dan yang lebih mencengangkan seorang aparatur negara berpangkat Brigjend, telah meninggal dan diduga sebagai akibat ulah separatis yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  POLITIK TENDER POLITIK

Kenapa hal ini terjadi ?
Menurut hemat penulis hal ini terjadi adalah oleh karena anak bangsa sudah kurang memahami tentang pengimplementasian sila-sila Pancasila dengan baik, sehingga mengakibatkan kurangnya rasa cinta sebahagian rakyat Indonesia terhadap kondisi Bangsa dan Negara Republik Indonesia
Padalah telah tertuang dalam Undang Undang Dasar Tahun 1945, Pasal 27 ayat (3) mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.

Pasal 30 ayat (1) mengamanatkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usha pertahanan dan keamanan negara”
Demikian juga halnya dalam Pasal 9 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara “mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara”.

Baca Juga :  “SDM UNGGUL, INDONESIA MAJU, DARI BERANDA DEPAN NKRI”
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment