Pemda Sikka Perlu Pertimbangkan Pembangunan Menara Lonceng di Stadion Samador

Dibaca 546 kali Reporter : Petrus verified
Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung, dosen Fakultas Hukum (FH) Ubaya & Lawyer di Surabaya.

Pemda Sikka Perlu Pertimbangkan Pembangunan Menara Lonceng di Stadion Samador.

FAKTAHUKUMNTT.COM, SIKKA – 22 Juli 2022.
Pemimpin yang baik memang harus mempunyai ide yang brilian tetapi tidak dengan menghapus sejarah kebanggaan atau mengalihkan aset yang dikuasai daerah tersebut.

Kita barangkali ingat benar almarhum Walikota Surabaya H. Soenarto, pria nyentrik itu adalah inisiator pembebasan lahan 11,2 hektar untuk pembangunan Masjid  Nasional Al-Akbar (MAS) Surabaya yang dibangun  tanggal 4 Agustus 1995. Dengan ketua dan panitia pembangunan adalah tokoh-tokoh dan pengusaha muslim Surabaya dan dimanapun berada serta tidak harus Aparatur Sipil Negara (ASN) apalagi Sekretaris Walikota Surabaya.

Pada saat itu, karena memang sumber daya yang dimiliki masih terbilang kurang sekali, maka pembangunan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI saat itu  H. Tri Sutrisno dan Pada tanggal 10 November 2000, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dan Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus yang lokasinya berdampingan ini sekaligus diresmikan oleh Bapak Mantan Presiden RI (Alm.) KH Abdurrahman Wahid.

Baca Juga :  Transformasi Paradigma Himpunan: Upaya menjadikan HMI sebagai Rumah Peradaban

Setelah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya telah berdiri dengan megahnya, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menjadi masjid yang memiliki arsitektur dan juga ornamen-ornamen yang menarik dan juga memiliki ciri khasnya tersendiri. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mempunyai sebuah visi yaitu melakukan pengembangan dakwah dan juga syiar agama islam, sosial budaya, pendidikan, dan tentunya manajemen yang baik untuk menuju kepada pembangunan warga yang berakhlakul karimah sesuai dengan ajaran agama Islam.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment