Sukseskan ANBK Sebagai Tolak Ukur Mutu SMP Negeri 4 Nubatukan

Dibaca 1.6K kali Reporter : Syukur Matur, S.Pd verified

Syukur Matur, S.Pd (Guru Mata Pelajaran IPA, TIM Literasi SMP Negeri 4 Nubatukan)

Penulis: Syukur Matur, S.Pd
(Guru Mata Pelajaran IPA,
TIM Literasi SMP Negeri 4 Nubatukan)

OPINI, faktahukumntt.com – 9 Oktober 2021

ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) dan UNBK Ujian Nasional Berbasis Komputer) merupakan dua istilah yang hampir sama didengar namun sasaran penilaian berbeda. Salah satu badan turunan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi yaitu BSNP (Badan Nasional Standarisasi Pendidikan) telah menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) (https://jatimnetwork.com).

Secara umum ANBK merupakan penilaian yang dilakukan oleh setiap tingkatan sekolah mulai dari tingkat SD/MI sampai ke tingkat SMA/MA/SMK dan sederajat yaitu kelas V (lima) untuk tingkat SD/MI, kelas VIII (delapan) untuk tingkat SMP/MTs dan Kelas XI (sebelas) untuk tingkat SMA/MA/SMK. Berbeda dengan UNBK yang dalam pelaksanaannya pada akhir tahun pelajaran yang dilakukan oleh kelas puncak yaitu kelas IX (sembilan) untuk tingkat SMP/MTs dan kelas XII (dua belas) untuk tingkat SMA/MA/SMK dan sederajat

Baca Juga :  Transformasi Paradigma Himpunan: Upaya menjadikan HMI sebagai Rumah Peradaban

Senin 04 Okober 2021 merupakan jadwal yang tetapkan secara terpusat untuk semua sekolah (tingkat SMP/MTs) di seluruh indonesia berpacu dalam menunjukkan mutu satuan pendidikan di lembaganya masing-masing melalui penilaian (Asesemen) yang dilakukan secara online. Penilaian (Asesmen) tersebut oleh kemdikbud diberi nama ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer). Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar berupa literasi, numerasi dan karakter serta proses belajar mengajar pada satuan pendidkan dalam mendukung pembelajaran

SMP Negeri 4 Nubatukan yang merupakan salah satu SMP Negeri yang berada di ibukota Kabupaten Lembata juga turut berpartisipasi dalam menyukseskan program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi tersebut. Lembaga yang sekarang ini dinahkodai oleh seorang ibu. Dia adalah Dra. Nona Maria Sina Boleng yang diamanahkan oleh Bupati Lembata (Alm Yance Sunur) sebagai Plt Kepala Sekolah telah mempersiapkan segalanya baik fasilitas maupun peserta ANBK serta semua guru dan pegawai wajib mengambil bagian dalam kegiatan dimaksud berupa pembentukan panitia.

Baca Juga :  Temui Kapolri, Menkominfo Perkuat Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur TIK
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment