Asi Dewi Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Dibaca 962 kali Reporter : Patrisia Lamabahi verified

Faktahukukumntt.com, Flotim

Asosiasi Desa Pariwisata (Asi Dewi ) tengah mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Asi Dewi sendiri merupakan organ non pemerintahan, yang mengukuhkan cabang barunya di Flores Timur sabtu, 23 oktober 2021 di Aula SMK Pariwisata Ancop Likotuden, Desa Kawalelo, Kecamatan Demom pagong.

Hal itu diketahui melalui surat keputusan nomor 043/SK-NTT/X/2021. Yang mana, didalamnya berisi pengukuhan atas nama Kristoforus Arakian sebagai ketua pada periode 2021-2026 mendatang.

Kegiatan pengukuhan tersebut, dihadiri oleh ketua DPD Asi Dewi NTT, Marianto Kore Mega.

Ketua DPD Asi Dewi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan dan komitmen Asi Dewi dalam memajukan pariwisata berbasis masyarakat dengan memperhatikan aspek lingkungan dan budaya.

Baca Juga :  Pemprov NTT Anggarkan 29 M untuk 2 Ruas Jalan Propinsi di Lembata Pada Tahun 2021; Alex Ofong: Untuk Tahun 2020 Sedang Berjalan Dan Hampir Rampung

Selain itu hadir pula Wakil ketua 1 Odik Messakh (wilayah binaan Timor, sabu rote) dan wakil ketua 11 Yance Moa (wilayah binaan Flores, Lembata, Alor, sumba), serta Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Flotim, Kapid Pemasaran dan Kemitraan, Wakil Kepala Sekolah, Dewan Guru, Pembina Rohani, dan siswa-siswi SMK pariwisata Ancop Likotuden.

Kepala Disperbud turut mengucapakan apresiasi dan kebangaan atas terbentuknya Asi Dewi Flores Timur.

“Satu kebanggaan juga bagi kita sekalian, terkhususnya bagi dinas pariwisata dan kebudayaan yang sudah punya tangan baru lagi untuk mengembangkan pariwisata di desa-desa yang ada di Kabupaten Flores Timur,” Kata Petrus Pemakang Liku.

Sementara itu, Ketua Asi Dewi yang dihubungi  Via Whatssap menyampaikan tujuan dan harapannya atas terbentuknya Asi Dewi tersebut.

Baca Juga :  Promosikan New Assisten Manejer, CV. Tamiru Samane Mandiri Siap Melatih Milenial Menjadi Pengusaha di Provinsi NTT

“Tujuan dan komitmen Asi Dewi adalah memajukan pariwisata berbasis desa dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan struktur budaya masyarakat desa,” terangnya.

Lebih jauh, ia
berharap bahwa untuk mendukung pariwisata, maka bidang ekonomi kreatif juga perlu digerakkkan dalam upaya menggembangkan produk-produk lokal masyarakat desa.

“Oleh karena itu, Asi Dewi sebagai mitra pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Flores Timur akan turun ke desa untuk mengedukasi, menggali dan menggembangkan potensi dan objek wisata desa serta menyiapkan kelompok-kelompok usaha ekonomi kreatif di desa,” tandasnya.

Baca Juga :  Hindari Rugikan Masyarakat dan Merusak Iklim Investasi, Mendagri : Penertiban Pengelolaan Perparkiran di Daerah

Untuk diketahui, sejauh ini, Asi Dewi sudah punya dua pelaku UMKM yakni Donara Brand dan Kopi Leworook. Asi Dewi juga sedang berupaya menggumpulkan para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang lain untuk bergabung dan bekerjasama. Dan, Asi Dewi siap memfasilitasi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam urusan BPOM, Kode halal dan Pendaftaran HAKI (Hak Cipta) serta digitalisasi produk menggunakan sistem barkode.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment