Pangabatan, Wisata Pasir putih Ditaburi Sampah Organik non Organik

Dibaca 870 kali

Komunitas Jalan Kaki Maumere berfoto bersama anak anak di pantai Pangabatan

FaktahukumNTT.com, MAUMERE

Pulau Pangabatang; Sebuah pulau kecil nan cantik yang belum terjamah oleh pembangunan wisata di Teluk Maumere, Flores.

Pulau ini memiliki panorama keindahan yang sangat mempesona. Pasir putih terbentang memanjang dan pantai putihnya yang landai semakin menggoda untuk segera ditapaki. Lokasi pulau ini tidak jauh dari Tanjung darat, untuk sampai ke palue ini komunitas jalan kaki (KJK) Maumere hanya membutuhkan waktu sekitar 20 an menit.

Sampah sampah Anorganik yang berhasil dikumpulkan anak anak

Komunitas jalan kaki (KJK) merupakan sebuah wadah komunitas non profit yang memiliki hobi menelusuri tempat tempat wisata di kabupaten SIikka yang masih jauh dari sentuhan banyak pihak.

Baca Juga :  ISI LIBUR, BUPATI LOMBOK BARAT KUNJUNGI BATAS WILAYAH

Tidak hanya sekedar menelusuri tempat wisata namun berbagai kegiatan lainnya seperti kampanye sampah dan kegiatan edukasi terhadap anak usia dini menjadi target utama sesuai dengan bidang yang digeluti setiap anggota KJK.

Menapaki kaki di pulau pangabatan Sabtu (1 Agustus 2020) Komunitas jalan kaki disambut riang gembira oleh anak anak penghuni pulau. Kegiatan pertama yang dilakukan komunitas setelah tiba di lokasi adalah melakukan edukasi menggambar bersama anak anak, dilanjutkan dengan pembersihan sampah yang menghiasi pinggiran pantai pangabatan.

Baca Juga :  Wakil Gubernur NTT Minta  Setiap Hotel di NTT Siapkan Minuman Kopi Asli NTT 

Kepada media faktahukumntt.com Nasrudin salah seorang Tokoh masyarakat menyatakan pantai pangabatan tidak luput dari sampah terutama sampah non organik yang dibawa oleh para pengunjung.
“para pengunjung yang datang ke sini selalu buang sampah sembarangan terutama gelas gelas air minum “.

Kegiatan bersih-bersih pantai pangabatan juga melibatkan anak anak setempat dengan riang gembira namun dalam kegiatan tersebut anak anak setempat dan pihak komunitas tetap menjaga protokol kesehatan. (Wyliam ch)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment