Informasi Terupdate Hari Ini

Kadis Pendidikan NTT: Sona Pendidikan Tetap Diterapkan

0 78

NTT (faktahukumntt.com) Disadari benar bahwa sona yang diterapkan untuk dunia pendidikan di Provinsi NTT, tidak dapat diterapkan secara murni namun harus memiliki komitmen untuk melakukannya.

Johana E. Lisapaly, Kepala Dinas Pendidikan NTT saat dijumpai diruangan kerjanya 04/07/18, mengakui bahwa dengan adanya penerapan sona bagi dunia pendidikan  di Provinsi NTT bagi Pengelolaan Peserta Didik Baru (PPDB) diakuinya belum dapat diterapkan secara murni tapi  kita harus punya komitmen, dengan adanya sona yang diterapkan saat ini lebih memudahkan siswa dan pembagaian siswa dapat merata di semua sekolah yang ada dan hal ini kedepannya juga akan diterapkan sona bagi guru.

Sona yang terlaksana saat ini berdasarkan penetapan Permendikbud (Pengelolaan Peserta Didik Baru) PPDB No 14 tahun 2018 untuk semua satuan pendidikan, kementrian sendiri menyadari betul bahwa sona itu tidak bisa diterapkan secara murni tapi itu karena sona itu lebih memudahkan dan nanti kedepan tidak berlakukan hanya kepada murid naum guru pun di berlakukan seperti itu dalam rencananya.

Menurut saya ini baik oleh karena itu apa yang baik kita harus bisa mulai, saya menyadari bahwa ini tentu tidak bisa berjalan bagus dan ini yang pertama dan penyebaran sekolah itu tidak merata dengan jumlah penduduk dengan usia wajib sekolah SMA/SMK. Dan bila kita tidak memulai sekarang terus kapan? Kita harus berbenah dengan dunia pendidikan kita tapi kalau dari peringkingan biasanya karena rangking ujian 1,2 ,3 bukan berarti,4, 5 dan 6 tidak baik tetapi itu juga memberikan motifasi bagi kita untuk bagaimana kita meningkatkan terus dan juga hasil evaluasi ujian yang diselenggrakan oleh kita merasa belum puas bagi kita orang pendidikan. Maunya anak itu betul-betul bisa mendapatkan nilai yang baik itu kan intinya begitu kalorasinya.

Oleh karena itu saya dengan teman-teman didinas punya komitmen kemudian didukung oleh semua stekholder yang ada bagaimana kita memulai dengan komitmen seperti itu, bahwa ini kan belum merata, memang dari hasil evaluasi yang kemarin memang ada sekolah-sekolah yang dikatakan sekolah faforit dan itu maunya anak mau masuk di sekolahtersebut  dan tentu kita tidak bisa dipaksakan dengan jumlah anak yang banyak,  tetapi kita berupaya memberikan pemahaman dan berupaya untuk menjadikan sekolah kita menjadi baik. Papi

Comments
Loading...