Informasi Terupdate Hari Ini

SD INPRES SIKUMANA 2 TIGA KALIH MERAIH SERATUS PERSEN

0 108

 

Kupang (faktahukumntt.com), Tiga kali berturut-turut SD Inpres Sikumana 2 meraih sepuluh besar saat dibawa kepimimpinan Yakob D. Lapudo’o, S.Pd. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kepala sekolah, Guru dan orang tua muri.

Ditemui wartawan Fakta Hukum Indonesia (FHI) diruang kerjanya, Kepala Sekolah (Yakob D. Lapudo’o, S.Pd) mengatakan, telah tiga kali SD Sikumana 2 meraih sepuluh besar dan ini merupakan kebanggaan pihak sekolah dan orang tua murid. Perlu diketahui bahwa jumlah siswa SD Inpres Sikumana 2 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) sebanyak 93 siswa dan lulus dengan nilai terbaik serta mendapatkan urutan ke-7 dari 148 SD di wilayah Kota Kupang. Itu artinya bahwa mutu pendidikan tiga tahun terakhir ini boleh dikatakan sangat bagus, dan ini disebabkan karena hasil kerja sama yang baik antara orang tua murid, guru dan terutama murid-murid yang mengikuti ujian.

Lanjut Lapudo’o, dengan adanya kurikulum K-13 tentunya agak sedikit sulit dalam penerapannya namun jika semua fasilitas serta tenaga pendidikan dipersiapkan dengan baik maka semua kesulitan bisa teratasi. Dan faktanya bahwa hari ini kami boleh berbangga atas prestasi yang dicapai karena memang melalui tahapan persiapkan. Persiapan itu dilaksanakan oleh tiga orang guru kelas enam dengan memberikan les tambahan dan dilaksanakan secara baik.  Waktu les tambahan diadakan dari bulan Januari sampai bulan Maret 2018 yang dikhususkan untuk kelas enam. Bagi siswa yang kesulitan dalam belajar dilakukan pembinaan mulai dari kelas satu sampai kelas lima setiap semester. Ini dilakukan dengan tujuan bila siswa lemah di mata pelajaran mana maka guru kelas akan bina, proses les tambahan di luar dari jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Harapan kami kepada pemerintah Kota Kupang dan Dinas Pendidikan Kota Kupang terus memperhatikan sekolah ini, karena kebetulan sekolah ini merupakan sekolah mode jadi pemerintah dan dinas dapat memperhatikan fasilitas serta pembangunan ruang KBM baru, karena jumlah sisiwa terlalu banyak sehingga siswa kelas tiga dan empat masih sekolah pada siang hari. Dengan berlakunya kurikulum K-13 tentunya agak sulit sedikit sehingga kalau boleh tahun depan kita diberikan Ruang Kelas Baru sehingga kelas yang masuk siang dapat masuk pagi. Mengingat saat ini jumlah siswa dari kelas satu sampai kelas enam sebanyak 587 orang. Rencana penerimaa sisiwa untuk tahun ini 84 siswa baru dengan tiga rombongan belajar, dengan harapan sekolah ini kedepan menjadi lebih baik”, harap Lapudo’o. (Bere)

Comments
Loading...