Informasi Terupdate Hari Ini

SMPN 12 SIAP MENERAPKAN UNBK TAHUN 2018

0 75

FHI-NTT, Hal ini diungkapkan Drs. Daniel Killa, MH selaku Kepala Sekolah SMP N 12 Kota Kupang pada saat rapat bersama Komite Sekolah dan orang tua siswa untuk memantapkan persiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Rabu (7/2/2017).

Sehubungan dengan UNBK SMPN 12 Kota Kupang ditetapkan sebagai salah satu sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Untuk itu pihak sekolah berusaha membenahi semua persyaratan dan sarana prasarana. Kendala yang dihadapi pihak sekolah saat ini yakni masih kekurangan laptop dimana pihak sekolah hanya mampu menyediakan 20 unit laptop dari 82 unit laptop yang akan digunakan peserta UNBK sebanyak 246 siswa.

“Mengenai ruangan pihak sekolah telah menyediakan tiga (3) ruangan dengan ketentuan satu ruangan digunakan untuk panitia penyelenggara operator, Monitor sedangkan dua ruangan yang lain digunakan oleh siswa siswi untuk melaksanakan UNBK sedianya masing-masing ruangan ditempatkan 41 unit laptop, jelas Kepala Sekolah.

Untuk melengkapi kekurangan laptop tersebut baik komite sekolah maupun orang tua siswa sepakat untuk membantu meminjamkan 62 unit laptop dengan catatan jika rusak maka pihak sekolah bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. Ini merupakan kesepakatan kita bersama demi suksesnya siswa-siswi kita dapat mengikuti UNBK dengan baik maka pihak sekolah menjamin 100 persen untuk merawat laptop dengan sebaik-baiknya ujar Kepsek.

“Saya berharap semua pihak dapat berperan mendorong agar percepatan pembangunan dalam dunia pendidikan khususnya penyediaan sarana dan prasaran dengan baik sehingga kita dapat bersaing dengan daerah lain. Sedianya baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta tokoh peduli pendidikan, atau pemerhati pendidikan turut membantu agar tahun depan tidak ada lagi kesulitan kesulitan yang membebankan orang tua siswa seperti sekarang ini”, harap Kepala Sekolah.

Ketua komite, Marthen Bekuliu, SH menyambut baik hasil keputusan bersama dengan menguraikan bahwa satu laptop dapat dipakai oleh tiga orang siswa untuk memudahkan terlaksananya UNBK secara Tumbang Sari yang kuat membantu yang lemah. Ini merupakan satu pemikiran yang sangat luar biasa dimana tidak terpikirkan selama ini dalam rapat Komite dengan pihak sekolah. Dalam hal ini secara aturan, kami tidak boleh terlibat langsung dalam mengambil keputusan karena kami hanya bisa memberikan arahan-arahan sesuai keputusan yang diambil oleh komite dan orang tua siswa.

“Bagi kami ini hal yang baru dan sangat positif baik di mata Tuhan, Pemerintah dan masyarakat serta secara hukum tidak ada yang dirugikan. Tujuannya jelas yakni untuk mencerdaskan anak bangsa”, tegas Ketua Komite.

Ia juga menyampaikan bahwa orang tua siswa dan guru sepakat untuk mengadakan les tambahan. Tugas orang tua mendampingi anak agar giat belajar karena disadari bahwa pendidikan sangat mahal. Kesuksesan masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa dan negara tentunya bisa membuat bangga orang tua dan juga sekolah sangat tergantung pada terlaksananya UNBK tahun 2018 ini. Oleh sebab itu, orang tua siswa harus mendukung program-program yang ditawarkan kementrian dalam hal ini Kementrian Pendidikan.

Terkait UNBK salah satu Wakil Kepala Sekolah SMP N 12, Alfons Nahak, S.Pd mengatakan bahwa UNBK sangat penting sebagai dasar pijakan bagi pihak sekolah (dewan guru) untuk menentukan peningkatan mutu sekolah. Oleh karena itu saya menghimbau para guru yang selama ini melayani siswa-siswi dengan baik dan cepat agar terus mempertahankan kinerga seperti ini.

Alfons juga mengajak orang tua siswa-siswi untuk bergandeng tangan memberikan pendidikan yang baik dan layak bagi anak-anak kita yang mencari ilmu di dunia pendidikan khususnya pada SMP N 12 yang kita cintai. (Misa)

Comments
Loading...