Informasi Terupdate Hari Ini

Yohanes Keso: SD Santo Yoseph Melaksanakan Ujian Online Berbasis Komputer

0 110

Kupang (faktahukumntt.com), Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sekolah SD Santo Yoseph 3 Naikoten II, Yohanes Keso, S.Pd dan Guru TIK, Yustiana Hayon, ST diruang kerja Kepala Sekolah kepada awak media Fakta Hukum pada hari Selasa (20/3/2018). Ujian Berbasis Komputer dan secara Online ini diikuti oleh 450 peserta didik dari empat Sekolah Dasar (SD) St. Yoseph 1 sampai 4. Ada 8 (delapan) ruangan dimana masing-masing sekolah menyediakan dua ruangan kelas peserta ujian.

“Kegiatan ujian semester kedua ini berbasis komputer pertama kali dilaksanakan di Kota Kupang dimana dengan menggunakan aplikasi online untuk mengerjakan soal ujian dan menjawab soal ujian secara online juga. Hal ini dilaksanakan setelah diadakan simulasi ternyata semuanya dapat berjalan dengan baik dan justru memberi kemudahan kepada mereka dalam banyak hal jika dibandingkan dengan ujian secara manual. kemudahan itu diantaranya mereka hanya menggunakan Tablet Android atau laptop lalu buka aplikasinya kemudian langsung membaca dan menjawab pertanyaan dengan sentuhan telunjuk jari. ungkap Yustiana.

Yustiana Hayon menjelaskan bahwa Ujian berbasis komputer ini juga mempunyai keunggulan yakni jawaban dari soal-soal ujian dan kunci jawabannya sudah terkunci sehingga untuk tingkat errornya sangat rendah bahkan hampir tidak ada sehingga ketika anak memilih jawaban obsen A maka hasilnya benar ya benar atau sebaliknya dan ini pasti kecuali ada kesalahan pada operatornya pada saat memasukan kunci jawaban yang salah maka hasilnya pun pasti salah. Keunggulan lainnya yakni tidak memungkinkan anak untuk menyontek karena setiap anak akan konsentrasi untuk membaca dan menjawab pertanyaan masing-masing. Dan juga terciptanya suasana rileks dan santai bagi anak dimana anak-anak tidak lagi harus membuat warna hitam tebal tebal pada kunci jawaban yang bisa membuat anak lelah/capek.

“Kendala-kendala yang dialami dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer secara online adalah pada saat laptop, tablet atau hp yang belum terkoneksi dengan jaringan. Memang diakui adanya keterbatasan jaringan namun bisa diatasi dengan penggunaan hotspot sehingga sangat membantu. Jika pemakai hotspot yang ada terlalu banyak sehingga mengurangi kecepatan acces maka diatasi dengan cara guru atau pengawas membeli paket data dan mengaktifkan hotspot seluler untuk bisa digunakan oleh anak-anak”, Jelas Yustiana.

Kepala sekolah SD St. Yoseph 3, Yohanes Keso, S.Pd dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa sistem ujian berbasis Komputer ini pertama kali di Kota Kupang yang diterapkan untuk peserta didik Sekolah Dasar. Hal ini merupakan suatu kebanggaan buat kami dimana yang dikenal selama ini yakni UNBK yang hanya dilaksanakan pada tingkat SMP dan SMA. Ini suatu kebanggaan sekaligus tantangan buat kami. Patut diakui bahwa pada mulanya sesuatu yang baru pasti mendapat banyak kritikan dan tentunya diikuti dengan berbagai hambatan baik dari pihak penyelenggara maupun dari peserta ujian itu sendiri. Namun pantauan saya pada hari kedua ini ternyata semua berjalan lancar dan ini tidak terlepas dari kinerja rekan guru TIK, Yustiana Hayon dan juga semua rekan guru dimana dengan kondisi serba terbatas namun semua rencana pelaksanaan ujian berbasis komputer ini bisa terlaksana dengan baik.

Lajut Kepala Sekolah, jika dibandingkan antara ujian tahun sebelumnya dengan tahun ini dimana antara ujian offline dan online maka tentunya ujian online jauh lebih baik. Kalau ujian offline selain ribet juga bisa mendatangkan masalah misalnya muncul kebiasaan nyontek sementara justru ujian online dapat menghilangkan kebiasaan nyontek karena peserta dengan sendirinya konsentrasi untuk diri sendiri.

Saya berharap kedepan sistem online ini terus dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi agar semakin baik. Memang pada awalnya segelintir orang keberatan dan meragukan sistem online ini bisa diterapkan di Sekolah Dasar mengingat ketersediaan sarana ini belum lengkap akan tetapi setelah diberi pengertian dan mereka juga mengamati dari hari pertama dan hari kedua akhirnya mereka percaya bahwa ternyata anak-anak bisa mengikuti ujian dengan baik. Ini merupakan hal positif dan semakin mendapat dukungan baik dari orang tua, sekolah maupun yayasan.

Menurut Kepala Sekolah, Untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya melalui ujian berbasis komputer ini tentunya tidak terlepas dari bantuan semua pihak Pemerintah Kota Kupang, Yayasan maupun orang tua murid. Kepada pemerintah Kota Kupang harapannya kalau boleh pemerintah melalui Dinas PPO lebih sedikit melihat dan memperhatikan sekolah-sekolah swasta karena hal seperti ini agak sulit untuk melaksanakan di sekolah-sekolah negeri. Bagi Yayasan sebagai pemilik sekolah yakni penyediaan laboratorium kalau bisa unitnya diperbanyak sehingga membantu sekolah dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer. Sementara bagi orang tua kita mohon dukungan walaupun serba terbatas namun anak-anaknya bisa menikmati fasilitas yang ditawarkan oleh pihak sekolah dan Bagi siswa saya himbau agar manfaatkan fasilitas yang ada untuk tetap berlatih agar semakin hari semakin baik. Kata Kepala Sekolah

“Terhadap peningkatan mutu sekolah khususnya kualitas siswa SD Santo Yoseph 3 Naikoten II Kepala Sekolah berkomitmen akan mengadakan kerja sama dengan Majesty College dalam hal pengadaan Laboratorium Bahasa Inggris. Memang peningkatan Mutu Sekolah dan Kualitas peserta didik tidak terlepas dari penguasaan Bahasa Inggris secara aktif. Hal ini juga sesuai dengan anjuran Walikota Kupang yang menitik-beratkan pada penggunaan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar. Oleh karena Majesty College sebagai Lembaga resmi penyedia Laboratorium Bahasa maka kita perlu bangun kerja sama. Akan tetapi tentunya saya akan berkoordinasi dengan Yayasan, Komite Sekolah dan juga orang tua siswa terkait kerja sama pengadaan Lab. Bahasa Inggris dalam waktu dekat ini”,Ujar Kepala Sekolah. (Jose/Oscar)

Comments
Loading...