Kepala SMPN 1 Nubatukan Sumbang Peralatan Sekolah Buat Bocah Fitri

Dibaca 504 kali

FaktahukumNTT.com, Flores Timur.

Kepala SMPN 1 Nubatukan, Melkior Muda Making, S.Pd memberikan sumbangan berupa seperangkat peralatan sekolah untuk Bocah Fitri (7) tahun, cucu dari Ibu Siti Aisyah Yusuf, penerima Bedah Rumah oleh Pramuka DKR Adonara Timur dan MTSL Flores Timur. Sebelumnya, Melkior Muda Making juga memberikan sumbangan untuk bedah rumah Ibu Siti Aisyah Yusuf.

Sumbangan ini diberikan Melki,  melalui penggagas bedah rumah sekaligus pendamping Pramuka DKR Adonara Timur, Pion Ratulolly.

Menurut Melki, setelah mengetahui cerita keberadaan Bocah Fitri dari catatan di beranda Facebook Pion Ratulolly, dirinya tergerak untuk mengontak Pion dalam rangka ingin berpartisipasi dalam hajatan sosial ini.

“Saya merasa tergerak karena dari tulisan Ama Pion, anak seusia ini, harus ikut hidup dalam kondisi seperti ini bersama Neneknya seorang diri di kampung. Saya rasa kita semua perlu memberikan perhatian kepada mereka sekecil apapun agar mereka bisa terhibur walau sesaat,” ungkap kepala Kepsek  Nubatukan kepada Pion melalui sambungan telepon.

Melki  Making juga sempat berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Bocah Fitri. Dalam sambungan telepon itu, kepala sekolah yang kerap terlibat dalam aksi kemanusiaan ini berpesan agar Bocah Fitri terus melanjutkan sekolah dan tidak boleh putus asa karena Tuhan selalu membuka jalan bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh dan bekerja keras. “Ada buku bacaan juga yang bisa Fitri baca di rumah untuk mengisi waktu. Rajinlah membaca, Nak, karena membaca dapat menambah pengetahuan dan membuka wawasan,” pesan kepala sekolah yang melakukan terobosan pembelajaran melalui radio dalam masa new normal ini.

Baca Juga :  Masa Depan Literasi Ada Pada Komunitas Literasi

Sementara itu, Ibu Aisyah Yusuf menyampaikan rasa terima kasih sembari menitikkan air mata ketika menerima paket sumbangan ini melalui Pion. “Tolong bilang terima kasih kepada Pak Melki. Saya doakan hidupnya baik selalu,” ujar Ibu Siti Aisyah sembari mengelap air mata di pipinya menggunakan ujung jilbab hitamnya.

Ibu Siti Aisyah Yusuf merupakan seorang janda penerima bantuan Bedah Rumah yang difasilitasi oleh Pramuka DKR Adonara Timur dan MTSL Flores Timur. Ibu Aisyah, sapaannya, tinggal di sebuah gubuk milik warga dan keseharian bekerja serabutan. Kadang, ia menggembala kambing tetangga atau memetik hasil kebun milik warga lalu menjualnya dan hasil jualan itu dibagi dua dengan pemilik. Gubuk yang ditempatinya bersama sang cucu, Fitri, sejatinya jauh dari kata layak. Ukurannya hanya 2 kali 3 meter, berdinding dua papan yang sebagian besarnya bolong, beratap seng bekas yang bocor di sana sini, tak ada pintu apalagi jendela, dan hanya satu balai bambu sebagai tempat duduk sekaligus tempat tidurnya bersama cucu.

Baca Juga :  Menteri Kominfo RI Johnny G. Plate: Unwira Mesti Menghasilkan Inovasi Inovasi Baru

Saat ini, proses bedah rumah masih berlangsung sejak 14 Agustus 2020 dan direncanakan selesai pada bulan Desember mendatang. Untuk aksi kemanusiaan ini, Pion dan teman-teman menggalang dana secara swadaya dan membuka donasi bagi para relawan yang ikut membantu meringankan beban Ibu Siti Aisyah bersama cucunya Fitri ini. (Pion Ratuloly)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment