Plan Indonesia Bagikan Ribuan Alat Kebersihan Dan Perlengkapan Sekolah Di Lembata NTT

Dibaca 288 kali

Faktahukumntt.com, Lembata

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyumbangkan ribuan alat kebersihan dan perlengkapan sekolah kepada anak dan siswa didik dimulai pada Senin (13/7) hingga satu bulan ke depan di kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Pembagian paket perlengkapan manajemen kebersihan menstruasi (MKM) bagi 4.059 anak-anak berusia 10 hingga 18 tahun, serta 4.406 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak.

Pendistribusian alat kebersihan dan perlengkapan sekolah ini dilaksanakan di 79 desa dampingan Plan Indonesia di Kecamatan Omesuri, Buyasuri Ile Ape, Ile Ape Timur dan Lebatukan dalam upaya mendukung pemerintah dalam melakukan pencegahan Pandemik COVID-19.

Saat distribusi Plan Indonesia dibantu relawan Forum Penanggulangan Resiko Bencana kabupaten dan tingkat desa serta para relawan Plan Indonesia wilayah dampingan di Lembata.

“Pembagian perlengkapan MKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi terkait menstruasi bagi anak dampingan. Sehingga mereka dapat memanfaatkan paket perlengkapan untuk kebersihan diri secara baik dan benar saat menstruasi,” kata Erlina Dangu, Program Implementation Area Manager Plan Indonesia di Kabupaten Lembata.

Baca Juga :  Mahasiswa Muslim Harus Bisa Membentengi Diri dari Gerakan Radikalisme Agama

Erlina mengatakan tujuan dari pembagian paket menstruasi dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak dampingan agar mereka dan tenaga pendidik bisa terbantu dalam pelaksanaan proses belajar selama masa Pandemik COVID-19 di lima wilayah kecamatan dampingan Plan Indonesia.

Distribusi ini merupakan kelanjutan program tanggap darurat Plan Indonesia saat pandemik COVID-19. Pada bulan April hingga juni 2020, Plan Indonesia telah memberikan bantuan kepada masyarakat secara langsung berupa ribuan paket kebersihan diri dan fasilitas air bersih. Plan Indonesia juga memberikan alat pelindung diri ke fasilitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Gelar Rapat Senat Terbuka, Ketua STIM Ungkap Rasa Syukur Atas Wisuda Sarjana Angkatan ke-XVIII dan ke-XIX

Lebih dari 450.000 anak dan orang dewasa telah menerima manfaat langsung dalam program tanggap darurat Plan Indonesia termasuk penyediaan air bersih dan alat kebersihan, alat pelindung diri, kegiatan promosi kebersihan, perlindungan anak dan memastikan akses pendidikan untuk anak-anak di daerah terpencil.

Wilayah tanggap COVID-19 dari Plan Indonesia yaitu Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nagekeo, Lembata, Belu, Malaka, Manggarai, Nusa Tenggara Barat di Lombok Barat, Lombok Utara dan Mataram, Sumbawa, DKI Jakarta di 18 kelurahan dan Jawa Tengah.

Baca Juga :  Orangtua Berhak Menolak Anak Sekolah Tatap Muka, Ini Penjelasan Mendikbud..!

Sekilas Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia)
Plan International bekerja di Indonesia sejak 2 September 1969, berdasarkan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Republik Indonesia. Pada 15 Juni 2017, Yayasan Plan International Indonesia telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Plan Indonesia didirikan untuk menjangkau lebih banyak anak dan anak perempuan di Indonesia, dan memberikan dampak pembangunan berkelanjutan melalui kemitraan jangka panjang dan penggalangan sumber daya yang lebih luas.

Yayasan Plan International Indonesia merupakan bagian dari Indonesia Joint Forces for Ending Violence Against Children (IJF-EVAC), bersama dengan ChildFund Indonesia, Yayasan Save the Children Indonesia, SOS Children’s Villages, Wahana Visi dan Terre Des Homes. (*/Red)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment