Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMPN 1 Adonara Timur, KADIS PKO Flotim Singgung Pembelajaran Tatap Muka

Dibaca 631 kali

FaktahukumNTT.com, Flores Timur

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Flores Timur Drs. Bernardus Beda Keda, M.A.P., menyinggung perihal pembelajaran tatap muka di masa pandemi saat menyampaikan arahan dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala SMPN 1 Adonara Timur pada Selasa (11/08) di Aula SMPN 1 Adonara Timur, Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. Adapun serah terima jabatan ini dilakukan oleh kepala sekolah lama, Hidayat Abd. Razak, S.Pd., dengan kepala sekolah baru, Ardin Adola Tokan, S.A.

Kadis PKO Flores Timur, Drs. Bernardus Beda Keda, M.A.P diberi pengalungan oleh salah satu guru saat mengunjungi sekolah SMPN 1 Adonara Timur.

Hadir dalam acara ini Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kabupaten Flores Timur Drs. Bakir Doni Pulo; para Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Komisi C yakni Muhammad Mahlin, Abdul Wahab Saleh, SS, dan Muhammad Ikram Ratuloli, SE.; Camat Adonara Timur; Kapolsek Adonara Timur; para kepala SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Adonara Timur; para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Adonara Timur; serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Desa Lamahala Jaya.

Menurut Kadis Beda Keda, sampai saat ini, pihaknya masih menunggu rekomendasi pembelajaran tatap muka dari Tim Satgas Covid 19 Tingkat Kabupaten bagi sekolah-sekolah yang sudah memasukkan dokumen berupa daftar periksa dan berita acara pertemuan pihak sekolah bersama orang tua/wali siswa.

Baca Juga :  *BMPS NTT Hybrid Festival 2021 Akan Libatkan Semua Sekolah Swasta*
Pendandatanganan berkas serah terima jabatan oleh Kadis PKO Flores Timur

 

“Memang sesuai dengan informasi yang sedang berkembang saat ini bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan izin kepada 163 kabupaten/kota di zona kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka, termasuk Flores Timur, tetapi kita masih melakukan berbagai kajian tentang dampak pembukaan sekolah ini terhadap klaster baru penyebaran covid 19 di sekolah. Kita tentu tidak boleh terlalu takut dengan covid 19, tetapi waspada itu jauh lebih penting,” ungkap Kadis Beda Keda.

Sebagai pesan kepada kepala sekolah baru, Kadis Beda Keda juga menyinggung soal wibawa kepala sekolah. Seorang kepala sekolah, terang Kadis Beda Keda, haruslah memiliki penampilan yang berwibawa di hadapan orang lain. Salah satu penampilan berwibawa, lanjut Beda Keda, yakni kepala sekolah tidak boleh memegang uang. “Jangan sampai masyarakat ketemu kepala sekolah di toko sedang belanja semen sambil gantung tas di depan dada,” kelakar beliau diikuti tawa peserta acara Sertijab.

Baca Juga :  *Gubernur VBL : Pendidikan Harus Hasilkan Manusia Berpengetahuan, Berkelakuan Baik dan Berketrampilan*
Alumni SMPN 1 Adonara Timur menyerahkan DO sebanyak 100 Sak semen.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Komisi C, Muhammad Mahlin mengatakan, dirinya tertarik dengan motto kepala sekolah yang baru yakni Salam (Santun, Amanah, Lapang, Aman, dan Makmur) Lamahala. “Salam ini berarti keselamatan yang dapat membawa sekolah ini menuju kepada keselamatan dunia akhirat, melalui visi dan misi sekolah yang sangat cemerlang, yang tidak kita dapatkan di luar sekolah. Sebab, kalau mau pintar, google masih lebih pintar dari guru di sekolah, tapi kalau mau anak-anak beriman dan bertaqwa, maka guru di sekolah mampu menanamkan nilai-nilai karakter dan moral itu kepada anak-anak murid,” jelas Mahlin.

Acara serah terima jabatan ini juga, diakhiri dengan pelelangan pembangunan lapangan Spensa Adotim Sport Center kepada peserta kegiatan. Tampil pada sesi pertama, alumni SMPN 1 Adonara Timur angkatan 2002, menyumbangkan semen 100 sak. “Kami ini masih sangat junior. Jauh di atas kami masih ada orang-orang besar dan berkedudukan tinggi yang tamat dari sekolah ini. Tapi izinkan kami menyumbang semen untuk pembangunan lapangan ini sebanyak 100 sak,” ungkap Koordinator Alumni SMPN 1 Adonara Timur Angkatan 2002, Badarudin Abdurrahman.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Bangun ‘Islamic Science Park’ di Area Jembatan Suramadu

Dalam kesempatan ini, ketiga Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Komisi C, yakni Muhammad Mahlin, Abdul Wahab Saleh, dan Muhammad Ikram Ratuloli juga turut memberikan donasi berupa semen dalam pembangunan lapangan ini. “Sebagai alumni, saya merasa bangga ketika hadir kembali di sekolah ini sebagai seorang anggota DPRD maka wajib hukumnya saya ikut berpartisipasi dalam pembangunan di lembaga ini,” sebut Abdul Wahab Saleh.

Dalam kesempatan ini, pendiri SMPN 1 Adonara Timur, Muhammad Sengaji juga menuturkan tentang proses awal pendirian sekolah. “Sekolah ini awalnya didirikan oleh tiga putra Lamahala, yakni almarhum Muhidin Malakalu, almarhum Sulong Keneng Sengaji, dan saya, pada tanggal 1 Agustus 1960 dan dinegerikan pada tahun 1962 dengan nama SMPN 1 Adonara Timur,” kenang Muhammad Sengaji.

Acara ini juga diawali dengan sosialisasi informasi terkini tentang penanganan covid 19 oleh Satgas Covid 19 Kecamatan Adonara Timur yakni Camat Adonara Timur, Damianus Lamawuran bersama Kapolsek Adonara Timur. Selain itu, paparan program komite oleh Ketua Komite SMPN 1 Adonara Timur, Gafar, SE. (* Pion Ratuloly/Yurgo/FH)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment