Tumbuhkan Karakter Anak Bangsa Sejak Dini untuk Mencintai Lingkungan Hidup

Dibaca 52 kali

Faktahukumntt.com – Bandung, Jawa Barat

[dropcap]D[/dropcap]iskusi Dani Nurahman S. Ip., M. Ap (Kabid Pembinaan Dan Pengembangan SD) bersama para pemerhati dan aktivis lingkungan hidup di ruang kerja Dinas Pendidikan Lt. 2 Jalan Jenderal Ahmad Yani 237 Kacapiring Batununggal Kota Bandung, Kamis, 9/1/2020.

Dihadapan kang Ahmet, kang Ragil, kang Acil, mang Ade, kang Bahtiar, Maman dan Deni, Dani Nurahman memaparkan ide dan gagasan serta masukannya.

Siswa SD harus mendapatkan ilmu pengetahuan tambahan untuk mencintai lingkungan hidup disekitarnya yang tentunya dengan upaya kita semua mengenalkan apa itu penting dan manfaatnya lingkungan hidup untuk keberlangsungan kehidupan kita.

Baca Juga :  Pembangunan SMPN 6 Satap Amarasi Timur adalah Wujud Kerjasama TNI dan Pemkab Kupang

Harus ada pendekatan parameter yang dianggap tepat untuk menyekaraskan tentang lingkungan hidup tersebut yaitu pendekatan yang sangat berkaitan dan berhubungan erat.

Sampel untuk hal diatas yang paling mengena yaitu pengenalan pada pohon atau tumbuhan, dalam hal menanam, memelihara hingga menjaganya.

Mengajak siswa SD agar mengenal pohon sebagai unsur utama menjaga lingkungan hidup sejak dini.

“Dulu pernah ada program pemerintah ditingkat SD menanam, memelihara dan menjaga pohon dilingkungan sendiri namun program tersebut tidak berjalan lagi” ungkap Dani Nurahman.

Baca Juga :  Yohanes Keso: SD Santo Yoseph Melaksanakan Ujian Online Berbasis Komputer

“Adapun sebagai ide dan masukan untuk program ini adalah PBB kependekan dari Pohon Berbunga dan Berbuah dimana program ini dimaksudkan untuk menanam pohon yang lebih produktif, menghasilkan nilai ekonomis baik dari bunganya dan buahnya disamping fungsi dan manfaat lainnya” paparan Dani Nurahman.

“Jadi bukan asal menanam pohon” imbuhnya.

Pohon merupakan hal mendasar sebagai unsur dari lingkungan hidup sebagai paru-paru kota dan filter udara, menjaga sanitasi ekosistem lingkungan hidup, penyerapan sempurna air ke dalam tanah, pondasi alami tanah, dan tentunya lebih produktif jika berbunga dan berbuah.

Baca Juga :  Wens Wege, SDI Welafole Kabupaten Sikka Tidak Layak

“Wacana PBB lahir berdasarkan kebutuhan atas cuaca iklim yang ekstrem terjadi akhir – akhir ini hingga diberbagai wilayah terjadi angin puting beliung, banjir bandang dan longsor” penjelasan Dani.

“Pohon alternatif PBB seperti mangga, sukun, nangka, jambu air, durian, dukuh, dan pohon lain yang disesuaikan” tambah Dani.

“Sangat berharap program PBB ini searah dan sejalan dengan program pemkot dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup yang ditanamkan pada generasi penerus bangsa sejak dini” harapan positif Dani Nurahman.

“Semoga ide masukan ini dapat dikemas oleh dinas dan pihak terkait” pungkasnya. (iwnaruna)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment